MatrasNews, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) menggelar Rapat Koordinasi Terbatas (Rakor) membahas kesiapan daerah dalam pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Rakor dihadiri 24 wali kota dan 4 bupati, termasuk Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, yang menyatakan kesiapan wilayahnya menerapkan teknologi ini sebagai solusi penumpukan sampah.
Dipimpin Menko Pangan Zulkifli Hasan, dengan turut hadir Mendagri Tito Karnavian dan Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq, rakor menekankan urgensi PSEL mengatasi overload Tempat Pembuangan Akhir (TPA), seperti Bantargebang di Bekasi.

“Kami siap segera tentukan lokasi PSEL. Program ini solusi strategis kurangi beban sampah sekaligus hasilkan energi listrik,” tegas Tri Adhianto didampingi Kadis LH Bekasi Yudianto.
Zulkifli Hasan meminta kepala daerah percepat koordinasi penyediaan lahan dan pemilihan teknologi. Sementara itu, Pemkot Bekasi telah menggalang edukasi pemilahan sampah rumah tangga untuk tekan volume sampah di TPA.
“Pengolahan sampah dari rumah kunci utama. Jika masyarakat sudah memilah, beban TPA berkurang,” tambah Tri Adhianto.
PSEL menjadi bagian dari program nasional pengelolaan sampah berkelanjutan, menggabungkan solusi teknologi dan partisipasi masyarakat.












