MATRASNEWS, BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Periode 23 hingga 29 Januari 2026 diprakirakan akan ditandai dengan peningkatan intensitas hujan di beberapa wilayah di Jawa Barat.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. BMKG Jawa Barat menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh lapisan masyarakat.
“Kami menghimbau masyarakat untuk mengambil langkah antisipatif sedini mungkin guna menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas harian. Cuaca bersifat dinamis, sehingga kewaspadaan dan kepastian informasi menjadi kunci,” jelas keterangan resmi BMKG Jawa Barat, Jumat.
Langkah antisipatif yang dapat dilakukan antara lain memastikan saluran air lancar, menghindari berkendara saat hujan lebat, serta tidak membuang sampah sembarangan. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, atau tepi sungai diharapkan lebih siaga.
BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap tenang namun waspada. Untuk informasi terkini dan peringatan dini yang lebih rinci, publik diharapkan memantau kanal resmi BMKG Jawa Barat di media sosial @bmkg.jawabarat.
“Update informasi dari sumber terpercaya seperti BMKG sangat vital untuk mengantisipasi risiko bencana terkait cuaca,” tutup pernyataan tersebut.
Dengan persiapan yang matang dan informasi yang akurat, diharapkan masyarakat dapat melalui periode cuaca ini dengan aman dan minimalisasi dampak yang timbul. (fajar)
Cek Berita lain di Google News











