Menu

Mode Gelap
Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot APNI: Kepmen ESDM 144/2026 Ubah Peta Jalan Nikel Indonesia Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026 12.000 Warga Mustika Jaya Ramaikan Festival Adu Bedug PGE Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 Berkapasitas 55 MW Harga BBM Hari Ini Melonjak Rp23.900 per Liter, BBM Subsidi Aman

News

BPJS Kesehatan Tegaskan iDRG Lebih dari Sekadar Tarif, Kunci untuk Data Kesehatan Nasional

badge-check


					BPJS Kesehatan Tegaskan iDRG Lebih dari Sekadar Tarif, Kunci untuk Data Kesehatan Nasional Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Deputi Direksi Bidang Manajemen Klaim dan Utilisasi BPJS Kesehatan, Mulyo Wibowo, menegaskan bahwa penerapan sistem pembayaran Indonesia Diagnosis Related Group (iDRG) memiliki tujuan strategis yang lebih luas daripada sekadar penetapan tarif. Sistem ini dinilai krusial untuk membangun fondasi data kesehatan nasional yang kuat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bersama Kementerian Kesehatan yang digelar secara daring pada Rabu (27 Agustus 2025), yang dihadiri oleh perwakilan dinas kesehatan dan rumah sakit provider JKN.

“iDRG bukan hanya soal bagaimana tarif ditetapkan, tetapi juga penting untuk kebutuhan statistik, pengelompokan penyakit, dan perencanaan layanan kesehatan di Indonesia. Dengan sistem ini, negara akan memiliki data yang lebih kuat untuk mendukung kebijakan kesehatan ke depan,” jelas Mulyo.

Dia memaparkan bahwa sistem lama berbasis INA-CBGs memiliki keterbatasan dalam menggambarkan kompleksitas kasus dan penggunaan sumber daya. iDRG hadir sebagai mekanisme yang lebih adil, efisien, dan akuntabel bagi peserta maupun fasilitas kesehatan.

BPJS Kesehatan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rumah sakit mitra. Mulyo menekankan pentingnya komunikasi yang terus dibangun untuk kelancaran implementasi sistem baru ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Menuju Implementasi Nasional Oktober 2025

Sebelum diterapkan secara nasional pada 1 Oktober 2025, uji coba iDRG telah dilakukan di lima kota, yaitu Medan, Semarang, Balikpapan, Denpasar, dan Makassar. Uji coba ini bertujuan untuk mendapatkan masukan guna optimalisasi sistem.

“Masukan dari lapangan sangat penting. Dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa memastikan iDRG tidak hanya mempermudah proses klaim, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan peserta JKN,” tegas Mulyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot

20 April 2026 - 00:58 WIB

Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026

20 April 2026 - 00:30 WIB

PGE Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 Berkapasitas 55 MW

19 April 2026 - 05:20 WIB

Harga BBM Hari Ini Melonjak Rp23.900 per Liter, BBM Subsidi Aman

18 April 2026 - 13:09 WIB

Rusia Siap Bangun Kilang & Storage Minyak di Indonesia

18 April 2026 - 01:00 WIB

Trending di News