Menu

Breaking News

News

Cegah Korupsi, 27 Kepala Daerah Teken Komitmen Tata Kelola Lahan

badge-check

Cegah Korupsi, 27 Kepala Daerah Teken Komitmen Tata Kelola Lahan Perbesar


MATRASNEWS, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama 27 kabupaten/kota menandatangani komitmen pencegahan korupsi dan optimalisasi tata ruang. Penandatanganan berlangsung dalam Rapat Koordinasi di Gedung BPSDM, Cimahi, Selasa (4/8/2026).

Gubernur Dedi Mulyadi menyaksikan langsung penandatanganan antara kepala daerah, Kementerian ATR/BPN, dan KPK. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turut membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk komitmen pelayanan publik profesional dan bebas korupsi.

Dedi Mulyadi mengungkapkan masih ada sekitar 3.200 bidang tanah aset Pemprov Jabar yang belum tersertifikasi. Ia menargetkan seluruh aset tersebut rampung pada 2027 guna memberikan kepastian hukum dan mencegah alih fungsi ke pihak swasta.

“Saya harapkan seluruh aset daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, dalam tiga tahun ke depan sudah selesai disertifikatkan,” tegas Dedi. Ia mengingatkan jajaran ATR/BPN agar tidak mengulangi praktik masa lalu yang menerbitkan sertifikat atas nama pribadi di kawasan sempadan sungai, jalan, dan sumber mata air.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Musim Kemarau Perparah Krisis Air dan Kebakaran Lahan di Sejumlah Daerah

7 Agu 2026 - 00:09 WIB

Musim Kemarau Perparah Krisis Air dan Kebakaran Lahan di Sejumlah Daerah

Kepala BNPB: Destana Selamatkan Nyawa di Tengah Kekeringan

7 Agu 2026 - 00:07 WIB

Kepala BNPB: Destana Selamatkan Nyawa di Tengah Kekeringan

Kebakaran Bromo Hanguskan 60 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

7 Agu 2026 - 00:04 WIB

Kebakaran Bromo Hanguskan 60 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Kemenhub Pangkas Fuel Surcharge Tiket Domestik Jadi Maksimal 30 Persen

7 Agu 2026 - 00:02 WIB

Kemenhub Pangkas Fuel Surcharge Tiket Domestik Jadi Maksimal 30 Persen

Kali Bekasi Tercemar Berat, DPRD Dorong Pemkot Bekasi Desak Penindakan

6 Agu 2026 - 00:18 WIB

Kali Bekasi Tercemar Berat, DPRD Dorong Pemkot Bekasi Desak Penindakan
Trending di News