Matras News, Bekasi – Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar diminta agar BisKita memberlakukan tarif berbayar atau Biaya Operasional Kendaraan (BOK) sesegera mungkin saat beroperasi di Kota Bekasi oleh Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi.
Menanggapi tuntutan Organda Kota Bekasi tersebut, Kadishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar menegaskan akan melakukan rapat pembahasan dengan sejumlah pihak termasuk Organda Kota Bekasi untuk meninjau kembali serta memperbaiki regulasinya.
“Akan kami rapatkan kembali dalam waktu dekat ini dengan sejumlah stakeholder dan regulasinya juga akan kami perbaiki,” ujar Zeno usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bekasi pada, Rabu 2 Oktober 2024.
Baca Juga : Ratusan Angkot Kepung Kantor DPRD Kota Bekasi
Zeno mengakui, kehadiran BisKita tersebut sebenarnya sebagai upaya untuk memberikan solusi bagi warga Kota Bekasi dalam hal transportasi publik.
“Kami ingin warga mulai beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi darat dan menghadirkan solusi dari kemacetan yang ada,” tambahnya.
Seperti diketahui, Aksi Solidaritas Supir dan Pengusaha Angkot menuntut sebagai berikut:
- Alokasikan APBD sebesar 5 persen untuk transportasi
- Subsidi peremajaan angkutan kota
- Evaluasi Buy The Service (BTS) koridor 1
- Evaluasi trayek angkutan kota












Komentar ditutup.