PT Kereta Api Indonesia mencatat 132 titik komersial telah tersewa di Gambir. Pengembangan sebagai pusat hospitality dan leisure berpotensi menciptakan sekitar 500–1.000 lapangan kerja.
MATRASNEWS, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengarahkan pengembangan Stasiun Gambir sebagai bagian dari optimalisasi aset di pusat Jakarta. Konsep pengembangan berfokus pada hospitality, yakni layanan yang memberikan kenyamanan bagi pelanggan, serta leisure, yakni ruang untuk bersantai, kuliner, dan berbelanja.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan, posisi Gambir yang strategis, dekat dengan Monas, kawasan pemerintahan, dan perkantoran, menjadi alasan utama pengembangan ini. Gambir disebut sebagai pintu perjalanan kereta jarak jauh sekaligus teras kedatangan Jakarta.
“Kami arahkan pengembangannya sebagai ruang hospitality dan leisure agar pelanggan dapat menunggu perjalanan dengan nyaman, makan, berbelanja, serta melanjutkan aktivitas ke pusat kota,” ujar Anne.












Komentar ditutup.