Menu

Mode Gelap
Proyek PSEL Bekasi Siap Groundbreaking, Nasib Pekerja Lokal Masih Menggantung Gedung Islamic Center Jati Sari Berdiri dari Swadaya Warga Gambir Disiapkan sebagai Pusat Hospitality dan Leisure, KAI Optimalkan Aset Stasiun Estoria Creative Gelar “Perayaan Rasa dari Timur”, Angkat Kekayaan Budaya NTT di Tengah Jakarta Generasi Muda Wajib Upgrade Skill Hadapi Disrupsi AI Kritik SPAI: Potongan Ojol Tembus 24%, Tak Sesuai Perpres

News

Proyek PSEL Bekasi Siap Groundbreaking, Nasib Pekerja Lokal Masih Menggantung

Proyek PSEL Bekasi Siap Groundbreaking, Nasib Pekerja Lokal Masih Menggantung Perbesar


MATRASNEWS, BEKASI – Rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Bekasi di Ciketing Udik, Bantargebang, tinggal menghitung hari. Proyek dengan investasi mencapai Rp2,49 triliun ini dijadwalkan memulai konstruksi pada Rabu, 8 Juli 2026, dan direncanakan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Namun, di balik megahnya proyek ramah lingkungan ini, kepastian mengenai penyerapan tenaga kerja lokal bagi masyarakat sekitar masih menjadi tanda tanya besar.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengakui bahwa pemerintah daerah belum mengantongi angka pasti terkait jumlah pekerja lokal yang akan dilibatkan dalam proyek yang digarap oleh konsorsium PT Daya Energi Bersih Nusantara (DENERA) dan Wangneng ini.

“Beberapa tenaga kerja lokal yang diserap belum bisa dihitung secara matang karena nanti akan dilihat kondisi di lapangan,” ujar Tri Adhianto saat ditemui usai peresmian Gedung Islamic Center Jamiyyatul Ulama di Jatisari.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Gedung Islamic Center Jati Sari Berdiri dari Swadaya Warga

4 Juli 2026 - 18:33 WIB

Generasi Muda Wajib Upgrade Skill Hadapi Disrupsi AI

3 Juli 2026 - 10:05 WIB

Kritik SPAI: Potongan Ojol Tembus 24%, Tak Sesuai Perpres

3 Juli 2026 - 00:40 WIB

Menghemat Konsumsi Energi Rumah Tangga dengan Samsung AI Energy Mode

3 Juli 2026 - 00:01 WIB

Dugaan Penipuan Fatwa Halal untuk Kripto, Korban Rugi Rp1,8 Miliar

2 Juli 2026 - 00:06 WIB

Trending di News