Menu

Mode Gelap
Safari Politik Jokowi, Tekanan Baru bagi Ekonomi? DPR dan Pemerintah Sinkronkan Strategi Hadapi Tekanan Ekonomi Global Komentar Medsos Dibajak: Jaringan Internasional Kirim Bot Judol Saat Piala Dunia PBHI Nilai Kematian Lima Peserta Latsarmil SPPI sebagai Alarm Pelanggaran Hak Hidup AQUVIVA Gagas Panduan Hidrasi 3-2-1 di Hari Hidrasi Nasional Hasrul Wahyu: Selamat kepada Muslim Tampubolon, Ketua Terpilih DPC PBB Kota Bekasi

News

DPR dan Pemerintah Sinkronkan Strategi Hadapi Tekanan Ekonomi Global

badge-check

DPR dan Pemerintah Sinkronkan Strategi Hadapi Tekanan Ekonomi Global Perbesar


MATRASNEWS, JAKARTA – Pimpinan DPR RI bersama Pemerintah, Bank Indonesia (BI), Dewan Ekonomi Nasional (DEN), dan PT Pertamina (Persero) memperkuat koordinasi lintas lembaga guna menyusun langkah mitigasi menghadapi gejolak ekonomi global yang mulai menekan perekonomian nasional.

Rapat koordinasi strategis berlangsung di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). Fokus utama pertemuan mengawal pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mengantisipasi dampak perlambatan ekonomi dunia terhadap sektor industri dan ketenagakerjaan.

Pertemuan dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Turut hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu, serta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Harga Gas Industri Jadi Sorotan

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan koordinasi ini menjadi langkah penting menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global. “Kami melakukan rapat koordinasi untuk mengawal pertumbuhan ekonomi sekaligus menyusun mitigasi atas berbagai tantangan yang muncul belakangan ini,” ujar Dasco.

Menurut Dasco, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan kabar positif bahwa pemerintah mengupayakan penurunan kembali harga gas industri setelah sebelumnya mengalami kenaikan. “Turunnya harga gas menjadi kabar baik bagi industri maupun serikat pekerja karena sebelumnya para pekerja mengeluhkan mahalnya harga gas industri yang berpotensi menimbulkan banyak PHK,” katanya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Safari Politik Jokowi, Tekanan Baru bagi Ekonomi?

30 Juni 2026 - 01:15 WIB

Komentar Medsos Dibajak: Jaringan Internasional Kirim Bot Judol Saat Piala Dunia

30 Juni 2026 - 00:48 WIB

PBHI Nilai Kematian Lima Peserta Latsarmil SPPI sebagai Alarm Pelanggaran Hak Hidup

30 Juni 2026 - 00:32 WIB

PBHI Nilai Kematian Lima Peserta Latsarmil SPPI sebagai Alarm Pelanggaran Hak Hidup

Hasrul Wahyu: Selamat kepada Muslim Tampubolon, Ketua Terpilih DPC PBB Kota Bekasi

30 Juni 2026 - 00:20 WIB

Hasrul Wahyu Selamat kepada Muslim Tampubolon, Ketua Terpilih DPC PBB Kota Bekasi

DPRD Minta Audit Keselamatan Jalan Usai Kecelakaan Maut di Bekasi

29 Juni 2026 - 17:24 WIB

Trending di News