Menu

Mode Gelap
Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026 Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang Swiss-Belresidences Kalibata Rilis Promo Lebaran Rayakan Idul Fitri Bersama BWH Hotels Indonesia

News

DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti Dorong Aspirasi Masyarakat Sejalan dengan Fokus Belanja Pemerintah

badge-check


					FOTO: Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Hj. Evi Mafriningsianti Perbesar

FOTO: Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Hj. Evi Mafriningsianti

MATRASNEWS, BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Hj. Evi Mafriningsianti, menegaskan pentingnya peran aspirasi warga dalam setiap aspek pembangunan. Hal ini disampaikannya saat menyerap aspirasi di RW 010, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (14/2).

Evi menjelaskan bahwa pemerintah telah mulai memprogres persiapan penyelenggaraan anggaran untuk kegiatan prioritas di berbagai dinas sejak awal tahun 2026. “Sebagian dari hasil aspirasi kami di DPRD juga sudah mulai berprogres dan akan segera dieksekusi. Kami mengapresiasi kerja cepat pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan di Kota Bekasi,” ujarnya.

Politisi PAN itu menekankan bahwa penyerapan anggaran harus dimaksimalkan di awal tahun, seiring dengan upaya memaksimalkan pendapatan daerah. Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa bentuk partisipasi dalam pembangunan salah satunya adalah dengan menyampaikan aspirasi melalui kegiatan di lingkungan masing-masing.

Lebih lanjut, Evi menyoroti lima fokus belanja pemerintah untuk tahun 2027 yang harus menjadi panduan bagi aspirasi masyarakat, agar linear dengan arah kebijakan pembangunan Kota Bekasi. Kelima fokus tersebut meliputi infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pelatihan UMKM dan ekonomi kreatif, serta ketertiban lingkungan.

Menyinggung soal banjir yang kerap melanda, Evi mengakui bahwa permasalahan tersebut berskala nasional dan tidak bisa diselesaikan secara parsial di tingkat RW. “Penanganan banjir butuh tanggung jawab bersama, dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kota.

Perbaikan saluran dan jalan di lingkungan kecil memang dilakukan, tapi akar masalahnya harus ditangani dengan skala yang lebih besar,” pungkasnya.

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

 

 

 

Baca Lainnya

Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman

10 Maret 2026 - 03:03 WIB

Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman

Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri

10 Maret 2026 - 02:29 WIB

Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri

Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang

10 Maret 2026 - 01:51 WIB

Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin
Trending di News