Menu

Mode Gelap
Kemenko Kumham Imipas Formulasikan Strategi Deregulasi untuk Genjot Investasi Kemenhub Buka Peringatan Hari Pelaut Sedunia 2026 Ekonomi Tumbuh 5%, Jumlah Miskin Justru Bertambah Wali Kota Bekasi Evaluasi Kendala Presensi Mobile Ratusan ASN Paski dan Ancol Gelar Hiburan Komedi di Pasar Seni Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Luncurkan Akademi Liburan untuk Anak

News

Ekonomi Tumbuh 5%, Jumlah Miskin Justru Bertambah

badge-check


					Ekonomi Tumbuh 5%, Jumlah Miskin Justru Bertambah Perbesar


MATRASNEWS Presiden Prabowo Subianto menyoroti anomali dalam perekonomian nasional. Pertumbuhan 5% per tahun dinilai tak sejalan dengan kesejahteraan rakyat.

Pertumbuhan 35% Tak Terasa

Dalam sambutannya pada penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama 2026 di Bangkalan, Selasa (23/6), Prabowo membeberkan keganjilan tersebut. Secara teori, akumulasi pertumbuhan 5% per tahun selama tujuh tahun seharusnya menambah kekayaan negara hingga 35%.

Kelas Menengah Menyusut

Kenyataan di lapangan menunjukkan hal berbeda. Jumlah penduduk miskin justru bertambah dan kelas menengah terus tergerus. “Negara tambah kaya, rakyat miskin tambah. Ini kan sesuatu yang aneh, yang anomali,” ujar Prabowo.

Baca Lainnya

Kemenko Kumham Imipas Formulasikan Strategi Deregulasi untuk Genjot Investasi

24 Juni 2026 - 10:45 WIB

Kemenhub Buka Peringatan Hari Pelaut Sedunia 2026

24 Juni 2026 - 10:31 WIB

Wali Kota Bekasi Evaluasi Kendala Presensi Mobile Ratusan ASN

24 Juni 2026 - 10:01 WIB

Yusril dan Rini Bahas Penataan Kelembagaan, Koordinasi Lintas Sektor Dikuatkan

23 Juni 2026 - 15:59 WIB

Menko Yusril Sebut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Serangan terhadap Demokrasi

Penataan Pasar Baru dan Pondok Gede Kunci Pembenahan Kota Bekasi

23 Juni 2026 - 00:13 WIB

Trending di News