Presiden Prabowo Terima Langsung Penyerahan Benda Cagar Budaya dari Direktur FBI Kash Patel di Kediaman Kertanegara
MATRASNEWS, JAKARTA — Langkah bersejarah dalam upaya pemulihan identitas budaya bangsa terjadi pada Rabu (22/7) malam. Presiden Prabowo Subianto menerima secara langsung penyerahan berbagai benda cagar budaya dan artefak etnografi dari Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat, Kash Patel, di Kediaman Presiden di Kertanegara, Jakarta Selatan.
Benda-banda yang direpatriasi ini merupakan hasil penyelidikan mendalam Tim Kejahatan Seni FBI atas kasus penjarahan internasional yang berlangsung selama beberapa dekade.

Proses pengembalian yang sarat makna ini mencakup tidak kurang dari puluhan koleksi berharga, termasuk sisa-sisa jasad leluhur yang diyakini dibawa keluar secara ilegal dari Nusantara pada era 1970-an oleh pihak yang tidak diketahui identitasnya.
Momen ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam memburu kembali aset budaya yang hilang, sekaligus memperkuat diplomasi internasional di bidang pelindungan warisan leluhur.
Dari hasil investigasi biro kepolisian federal AS tersebut, terungkap bahwa artefak dan kerangka manusia prasejarah ini disita dari kediaman seorang mendiang kolektor asal Indiana pada tahun 2014.
Tim Kejahatan Seni FBI yang berbasis di Indianapolis dan New York menemukan fakta mengejutkan, sang kolektor sempat memberikan label pada beberapa benda dengan mencantumkan lokasi dan tanggal perolehan, yang kemudian mengarahkan penyidik ke catatan perjalanannya ke wilayah Indonesia pada dasawarsa 1970-an.
Pakar antropologi dan arkeologi yang dilibatkan FBI menyimpulkan bahwa benda-banda tersebut berasal dari berbagai komunitas adat di Indonesia. “Pelaku yang menjarah artefak-artefak ini memberikan label pada beberapa benda dengan mencantumkan lokasi dan tanggal perolehannya,” demikian tertuang dalam laporan resmi FBI.
Setelah serangkaian konfirmasi, pemilik koleksi tersebut akhirnya menyerahkan seluruh barang secara sukarela sebagai bagian dari penyelidikan yang lebih luas.
Direktur FBI Kash Patel yang hadir langsung dalam upacara simbolis tersebut menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan timnya. “Tim Kejahatan Seni FBI memimpin penyelidikan khusus terkait karya seni ini, dan telah berhasil menyelamatkan lebih dari 20.000 artefak budaya yang tak ternilai harganya sejak 2004,” ujar Patel dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa repatriasi benda-benda penting bagi warisan budaya Indonesia, khususnya jasad leluhur, membutuhkan kerja sama dan kerja tim yang luar biasa.












Komentar ditutup.