MATRASNEWS, JAKARTA — Dinas Kebudayaan DKI Jakarta bersama Sanggar Silibet Kreasi Indonesia (SKI) bakal menggelar Festival Silat Tradisi Betawi 2026 di kawasan Kota Tua, Jakarta, pada 22 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus upaya strategis mengenalkan kekayaan silat Betawi kepada publik.
Kasubkel Lembaga Kebudayaan Bidang Pembinaan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Farza Evinra menjelaskan, festival ini terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama mulai pukul 15.30 hingga 17.30 WIB, panitia mengedukasi masyarakat tentang lima aliran silat Betawi. Sesi kedua merupakan puncak acara yang menampilkan pertunjukan kolosal kolaborasi para pesilat. “Kegiatan ini ingin menampilkan kepada masyarakat edukasi tentang silat tradisi Betawi,” ujar Farza Evinra, Minggu (9/8/2026).
Pemilihan Kota Tua sebagai lokasi festival bukan tanpa alasan. Kawasan bersejarah itu dinilai representatif sebagai pusat budaya dan edukasi masyarakat.
“Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kami untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Betawi,” tegas Farza.
Festival ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan silat tradisi di tengah masyarakat. Selain sebagai ajang pelestarian, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap gerakan silat Betawi.
Sementara Wakil Ketua Silibet Kreasi Indonesia yang akrab disapa Babe Dul menyampaikan, pihaknya akan menampilkan lima aliran silat yang berbeda untuk menunjukkan keberagaman budaya Betawi. “Alhamdulillah sampai saat ini sudah ada 53 perguruan yang bergabung di SKI,” jelasnya.











Komentar ditutup.