Yang menarik, lintasan tak hanya diramaikan peserta pria. Puluhan pelari wanita turun, salah satunya Rachel. Ia mengaku senang karena diberi ruang berkompetisi setara.
“Seru banget. Awalnya kira cuma untuk laki-laki, ternyata sambutan untuk perempuan luar biasa. Semoga rutin,” katanya antusias.
Warga sekitar pun memadati pinggir jalan, memberi dukukan bagi para pelari. Ajang ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mengikis stigma negatif pemuda Bekasi.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

https://demo.pojoksoft.com/kibaran/wp-content/uploads/2024/01/230313-ayla2-160x600-v2.jpg










