Menu

Mode Gelap
ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998 Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional U.S. Embassy Jakarta Celebrates Maternal Health Achievements in Banten Province

Bisnis

Gemekar Operasikan PLTS Atap, Pacu Efisiensi dan Industri Hijau

badge-check


					Gemekar Operasikan PLTS Atap, Pacu Efisiensi dan Industri Hijau Perbesar

MatrasNews, Subang – PT Gerbang Megah Karya (Gemekar), produsen barang plastik lembaran dan PVC leather, memperkuat komitmen keberlanjutan dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap perdananya. Sistem yang berkapasitas 337,82 kilowatt peak (kWp) ini resmi beroperasi di fasilitas produksi perusahaan di Subang, Jawa Barat, pada 17 September 2025.

Proyek yang dikembangkan bersama PT Emerging Solar Indonesia (ESI) ini menjadi langkah nyata Gemekar menuju operasional yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Inisiatif ini sejalan dengan visi induk grupnya, PT Sempurnaindah Multinusantara, untuk mendorong praktik industri hijau di seluruh lini bisnis.

“Kami percaya transisi menuju energi bersih adalah investasi jangka panjang bagi keberlanjutan bisnis,” ujar Jemmy Permana, Purchasing Department Manager Gemekar.

Melalui pemanfaatan energi surya ini, Gemekar memproyeksikan pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 391 ton CO₂e per tahun, setara dengan penanaman 10.028 pohon. PLTS ini juga akan memenuhi 7,57% dari total konsumsi energi perusahaan.

Asmaul Husna, Engineering Manager ESI, menambahkan bahwa kolaborasi ini membuktikan kesiapan sektor industri, khususnya manufaktur plastik, untuk bertransisi ke energi hijau. “ESI menangani seluruh kebutuhan investasi, memberikan solusi transisi yang praktis dan menyeluruh,” jelas Asmaul.

Langkah strategis ini turut mendukung target Net Zero Emission Indonesia dan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) Jawa Barat sebesar 39,3% pada 2035. Keberhasilan Gemekar mengintegrasikan energi terbarukan tidak hanya memperkuat daya saing industri nasional, tetapi juga membuktikan bahwa keberlanjutan dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan bisnis.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat

14 Mei 2026 - 01:31 WIB

Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan

14 Mei 2026 - 01:23 WIB

Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional

14 Mei 2026 - 00:39 WIB

PT Puradelta Lestari Targetkan Pra penjualan Rp2,08 Triliun di 2026

12 Mei 2026 - 00:07 WIB

Edamame Premium Siswa SMKN 1 Bawen Tembus Ekspor

11 Mei 2026 - 00:10 WIB

Trending di Bisnis