Menu

Mode Gelap
University of Melbourne Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Internasional Mahasiswa ITS Ciptakan Perangkap Hama Tenaga Surya Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: Tiga Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61% Panen Perdana Semangka Non-Biji, Bukti Kolaborasi Modern Petani Milenial dan Indomaret Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan

News

Gus Ipul Ingatkan Masyarakat untuk tidak Tergantung pada Bansos

badge-check


					Gus Ipul Ingatkan Masyarakat untuk tidak Tergantung pada Bansos Perbesar

Matras News, Mojokerto – Gus Ipul sapaan akrab Menteri Sosial mengingatkan masyarakat tidak tergantung pada bantuan sosial (bansos), dan masyarakat yang masih usia produktif dapat beralih ke berbagai program lain yang disediakan oleh pemerintah seperti program pemberdayaan.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, melalui keterangan resmi, saat melakukan silaturahim dengan warga di Masjid Baiturrahman, Desa Jatijejer, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada, Minggu 6 April 2025.

“Panjenengan (Anda) ini dirancang tidak untuk terus-menerus memperoleh bansos, kecuali yang lansia dan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Gus Ipul mengatakan, tujuan pemberian program bantuan sosial oleh pemerintah, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar dan membantu keluarga penerima manfaat (KPM) agar lebih mandiri.

“Kami berharap KPM bisa graduasi (lulus) dari program bansos,” katanya.

“Yang sehat, yang bukan lansia yang harus bisa menjadi keluarga yang lebih mandiri, ikut program yang lain, bukan program bansos,” katanya.

Gus Ipul mengatakan,  pendamping memiliki peranan penting agar KPM bisa mengelola bansos dengan baik.

Hal itu meliputi pemberian pemahaman terhadap program-program, pemanfaatan yang tepat sasaran, serta pembinaan kepada KPM agar bisa lulus dan tak lagi tergantung pada bansos.

“Saya minta para pendamping benar-benar tegas memastikan bantuannya itu sesuai dengan peruntukannya,” tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, dalam setahun, Kementerian Sosial telah menggulirkan anggaran bansos sejumlah Rp330,031 miliar untuk 95.900 KPM di Kabupaten Mojokerto.

“Kami berharap 107 pendamping PKH serta pilar sosial lain di Kabupaten Mojokerto dapat mendampingi masyarakat agar memanfaatkan bansos tersebut secara tepat sasaran,” katanya.

Baca Lainnya

Ditjenpas Bantah Video Viral Sel Mewah dan Ponsel di Lapas Cilegon

18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Canangkan Gerakan Pilah Sampah

18 Mei 2026 - 00:43 WIB

Hotel di Jakarta Barat Jadi Sarang Narkoba, Ini Kata Bareskrim Polri

16 Mei 2026 - 01:17 WIB

Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara

15 Mei 2026 - 01:42 WIB

Transformasi Tata Kelola JIS, Pemprov DKI Segera Gandeng San Siro

15 Mei 2026 - 01:09 WIB

Trending di News