Penghargaan tersebut juga memperkuat kemitraan strategis Jakarta dengan IFC dan World Bank Group dalam pengembangan pembiayaan hijau, infrastruktur berkelanjutan, investasi swasta, serta berbagai solusi untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.
Menurut Gubernur Pramono, dukungan lembaga internasional diperlukan agar agenda pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.
Pemprov DKI Jakarta juga mengapresiasi pendampingan IFC dan World Bank Group dalam mempersiapkan penerbitan obligasi daerah yang direncanakan pada 2027. Instrumen tersebut disiapkan sebagai alternatif pembiayaan pembangunan sekaligus bagian dari modernisasi pengelolaan fiskal daerah.
“Bagi Jakarta, inisiatif ini bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi juga menjadi tonggak penting modernisasi pengelolaan fiskal daerah menuju kota global terdepan,” ujar Gubernur Pramono.
Pemprov DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mobilisasi investasi sektor swasta, pengembangan mekanisme pembiayaan iklim, serta pelaksanaan berbagai proyek hijau yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Sebagai Gubernur Jakarta, saya berharap kemitraan ini terus berkembang melalui implementasi proyek-proyek strategis yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.