MATRASNEWS, BEKASI – Skema lalu lintas dua arah kini resmi diberlakukan di Jalan Raya Kranggan, tepatnya di sepanjang kawasan Ruko Kranggan Permai, Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna. Kebijakan baru ini terbukti efektif mengurai titik kepadatan kendaraan yang biasanya menjadi langganan macet di wilayah tersebut.
Meski arus lalu lintas mulai terurai, penerapan dua arah ini belum sepenuhnya bebas dari hambatan. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, laju kendaraan masih sering tersendat akibat kondisi jalan yang rusak. Banyak lubang menganga yang membahayakan pengendara, terutama saat melintas.
Selain faktor infrastruktur, hambatan juga dipicu oleh banyaknya lapak pedagang kaki lima yang berdiri di atas trotoar. Kondisi ini diperparah oleh maraknya parkir liar kendaraan roda dua dan roda empat yang memakan badan jalan, sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan yang melintas.
Menanggapi kendala tersebut, Lurah Jatisampurna, Cecep Karta Wirya, yang akrab disapa Lurah CK, membenarkan adanya kerusakan jalan di jalur tersebut. Pemerintah kelurahan memastikan tidak tinggal diam dan telah mengambil langkah cepat.
”Memang kondisi di jalur tersebut ada beberapa titik yang berlubang, terlebih pas di belokan. Kita sudah ajukan perbaikan untuk perawatan lubang tersebut ke dinas terkait, dan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat,” ujar Lurah CK saat dikonfirmasi.












Komentar ditutup.