Menu

Mode Gelap
Polsek Jatiasih Berikan Penyuluhan di SMPN 30 Kota Bekasi BPSDMP Gandeng 10 Pemda dan Perguruan Tinggi Hore, Bea Balik Nama Dihapus, Perpanjang STNK Kini Tanpa KTP Lama Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Bus Listrik di Magelang Halal Bihalal PMI Bekasi, Perkuat Solidaritas Pengurus dan Relawan PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Korban Konflik di Iran

News

Kemenhut Gandeng MAFF Jepang Dorong Investasi Karbon

badge-check


					Kemenhut Gandeng MAFF Jepang Dorong Investasi Karbon Perbesar

MATRASNEWS, JAKARTA – Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia, Raja Juli Antoni melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang, Suzuki Norikazu. Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden dalam rangka mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang (MAFF) menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis bagi Pemerintah Jepang, khususnya di sektor kehutanan.

MAFF menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung berbagai inisiatif pengelolaan hutan tropis Indonesia, terutama melalui proyek-proyek yang dikoordinasikan oleh JICA.

Sebagai bentuk konkret dukungan tersebut, pada April 2026 MAFF akan menugaskan dua tenaga ahli untuk mendukung pelaksanaan proyek JICA terkait pengelolaan mangrove berkelanjutan di Indonesia.

MAFF juga mengharapkan dukungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dalam implementasi skema Joint Crediting Mechanism (JCM) di sektor kehutanan sebagai bagian dari upaya bersama dalam mitigasi perubahan iklim.

Dalam siaran pers Kemenhut, 31 Maret 2026, Menteri Kehutanan menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang telah terjalin lama dan produktif antara Indonesia dan Jepang, khususnya melalui berbagai proyek JICA di sektor kehutanan. Menurut Menhut, kerja sama tersebut sebagai fondasi penting untuk memperkuat pengelolaan hutan berkelanjutan dan menjawab tantangan perubahan iklim global.

Lebih lanjut, Menhut Raja Juli mengajak MAFF untuk bersama-sama meningkatkan kualitas melalui proyek JICA, sebagai bagian dari penguatan inisiatif World Mangrove Center.

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi jembatan global dalam upaya rehabilitasi, riset, edukasi, serta inovasi pengelolaan ekosistem mangrove, sekaligus menjadi rujukan internasional dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis alam.

Selain itu, Menhut juga mendorong keterlibatan sektor swasta Jepang untuk berinvestasi dalam ekonomi karbon di Indonesia, khususnya melalui kegiatan aforestasi dan reforestasi, termasuk di kawasan taman nasional.

Hal ini sejalan dengan peluang implementasi Voluntary Carbon Market pasca terbitnya Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional.

Baca Lainnya

BPSDMP Gandeng 10 Pemda dan Perguruan Tinggi

10 April 2026 - 01:11 WIB

Hore, Bea Balik Nama Dihapus, Perpanjang STNK Kini Tanpa KTP Lama

10 April 2026 - 00:57 WIB

Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Bus Listrik di Magelang

10 April 2026 - 00:44 WIB

Halal Bihalal PMI Bekasi, Perkuat Solidaritas Pengurus dan Relawan

10 April 2026 - 00:28 WIB

Halal Bihalal PMI Bekasi, Perkuat Solidaritas Pengurus dan Relawan

PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Korban Konflik di Iran

10 April 2026 - 00:17 WIB

PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Korban Konflik di Iran
Trending di News