Menu

Mode Gelap
Anim Imamuddin Ajak Warga Jatisampurna Rawat Tradisi Babaritan Sedekah Bumi IFBEX 2026 Hadir di Bekasi, Dorong Peluang Usaha Franchise dan Kemitraan Grand Final ASIED 2026: Ketika Esports Jadi Jembatan Talenta Digital Indonesia-AS Rapsodia Nusantara 10 Pianis Remaja Raih Juara di Kansas City Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

News

Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat Semarang Mengadakan Halal Bihalal

badge-check

Foto : Ketua Nurul Hayat Semarang, Arfanu Romlan Perbesar

Foto : Ketua Nurul Hayat Semarang, Arfanu Romlan

Matras News, Semarang – Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat (NH) mengadakan halal bihalal di Masjid Baiturrahman Jawa Tengah pada Ahad 27 April 2025.

Dengan rangkaian acara kajian dan penyampaian informasi program kemanfaatan di Nurul Hayat.

Seperti diketahui, NH yang sudah berdiri sejak 2012 di Semarang sudah banyak memberikan program program dan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Acara ini dihadiri para donatur, penerima manfaat, guru TPQ sebanyak 540 orang, serta 50 tahfidzul Qur’an (penghafal Al-Qur’an).

Ketua NH Semarang, Arfanu Romlan menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk merajut silaturahmi dalam Keluarga Besar Keluarga Sejuk Nurul Hayat.

“Ini kegiatan yang penuh manfaat, dengan harapan dapat mempererat sinergi untuk membangun bersama, khususnya dengan para donatur yang kami undang,” jelasnya.

Penyaluran dana dilakukan sesuai akad yang disepakati, seperti untuk program takjil, zakat fitrah, maupun zakat maal.

Sepanjang tahun 2024, NH Kota Semarang telah menyalurkan bantuan hampir Rp6 miliar untuk berbagai program.

Tidak hanya kepada lembaga, namun juga ke berbagai sektor, seperti:

  • Pendidikan: melalui program beasiswa.
  • Sosial: dengan pembangunan sumur bor di daerah kekeringan.
  • Dakwah: melalui kajian dan pengajian rutin.
  • Kesehatan: memberikan bantuan kepada masyarakat yang sakit dan tidak tercover BPJS.
  • Ekonomi: memberikan bantuan modal usaha, seperti beternak domba.Dalam mengelola dana umat, NH menerapkan prinsip kehati-hatian.

“Donatur percaya karena dana zakat, infak, dan sedekah dikelola secara amanah dan profesional, terang Arfanu.

Arfanu juga mengatakan, untuk menjaga kemandirian lembaga, alokasi gaji karyawan NH diambil dari unit usaha NH, bukan dari dana donasi.

“Beberapa unit usaha tersebut meliputi penyediaan layanan aqiqah siap saji, penyelenggaraan umrah dan haji, serta bidang pendidikan, kata Arfanu kepada matrasnews.com

Aufan menambahkan, jika dana infak dan sedekah disalurkan secara pribadi, jumlahnya cenderung kecil. Namun, dengan menghimpun dana melalui lembaga resmi seperti NH, pemanfaatannya akan lebih besar, terstruktur, dan dampaknya lebih terasa di masyarakat, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polres Metro Bekasi Kota Amankan 69 Pelaku Curanmor dan Begal

17 Juli 2026 - 20:24 WIB

Kemlu Kerek Strategi Pelindungan PMI: RAN jadi Fondasi Diplomasi Global

17 Juli 2026 - 14:26 WIB

Kota Bekasi Kebut Pembentukan Kampung Siaga Bencana

17 Juli 2026 - 12:40 WIB

SOIna: Gelar Penggalangan Dana untuk Atlet Disabilitas

17 Juli 2026 - 06:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Kerek Turun Harga Bright Gas, Insentif Konsumen di Tengah Dinamika Pasar

16 Juli 2026 - 01:02 WIB

Trending di News