Menu

Mode Gelap
Pojok Warung Dablong Buka Cabang Kedua di Transera Waterpark Pelita Air Bawa Semangat Harapan Lewat Musikal Senja Teduh Pelita Gilang Esa Mohamad Desak Lahan Pemakaman dan SMPN di Jakasampurna Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 2.989 Gram Emas ke Malaysia Menko Yusril: Perpres 111/2025 Bukan Aturan Khusus LGBTQ Bandara Husein Siap Angkut Jet, Target 17 September

News

Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat Semarang Mengadakan Halal Bihalal

badge-check

Foto : Ketua Nurul Hayat Semarang, Arfanu Romlan Perbesar

Foto : Ketua Nurul Hayat Semarang, Arfanu Romlan

Matras News, Semarang – Lembaga Amil Zakat Nasional Nurul Hayat (NH) mengadakan halal bihalal di Masjid Baiturrahman Jawa Tengah pada Ahad 27 April 2025.

Dengan rangkaian acara kajian dan penyampaian informasi program kemanfaatan di Nurul Hayat.

Seperti diketahui, NH yang sudah berdiri sejak 2012 di Semarang sudah banyak memberikan program program dan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Acara ini dihadiri para donatur, penerima manfaat, guru TPQ sebanyak 540 orang, serta 50 tahfidzul Qur’an (penghafal Al-Qur’an).

Ketua NH Semarang, Arfanu Romlan menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk merajut silaturahmi dalam Keluarga Besar Keluarga Sejuk Nurul Hayat.

“Ini kegiatan yang penuh manfaat, dengan harapan dapat mempererat sinergi untuk membangun bersama, khususnya dengan para donatur yang kami undang,” jelasnya.

Penyaluran dana dilakukan sesuai akad yang disepakati, seperti untuk program takjil, zakat fitrah, maupun zakat maal.

Sepanjang tahun 2024, NH Kota Semarang telah menyalurkan bantuan hampir Rp6 miliar untuk berbagai program.

Tidak hanya kepada lembaga, namun juga ke berbagai sektor, seperti:

  • Pendidikan: melalui program beasiswa.
  • Sosial: dengan pembangunan sumur bor di daerah kekeringan.
  • Dakwah: melalui kajian dan pengajian rutin.
  • Kesehatan: memberikan bantuan kepada masyarakat yang sakit dan tidak tercover BPJS.
  • Ekonomi: memberikan bantuan modal usaha, seperti beternak domba.Dalam mengelola dana umat, NH menerapkan prinsip kehati-hatian.

“Donatur percaya karena dana zakat, infak, dan sedekah dikelola secara amanah dan profesional, terang Arfanu.

Arfanu juga mengatakan, untuk menjaga kemandirian lembaga, alokasi gaji karyawan NH diambil dari unit usaha NH, bukan dari dana donasi.

“Beberapa unit usaha tersebut meliputi penyediaan layanan aqiqah siap saji, penyelenggaraan umrah dan haji, serta bidang pendidikan, kata Arfanu kepada matrasnews.com

Aufan menambahkan, jika dana infak dan sedekah disalurkan secara pribadi, jumlahnya cenderung kecil. Namun, dengan menghimpun dana melalui lembaga resmi seperti NH, pemanfaatannya akan lebih besar, terstruktur, dan dampaknya lebih terasa di masyarakat, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gilang Esa Mohamad Desak Lahan Pemakaman dan SMPN di Jakasampurna

10 Juli 2026 - 02:27 WIB

Gilang Esa Mohamad Desak Lahan Pemakaman dan SMPN di Jakasampurna

Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 2.989 Gram Emas ke Malaysia

10 Juli 2026 - 02:00 WIB

Menko Yusril: Perpres 111/2025 Bukan Aturan Khusus LGBTQ

10 Juli 2026 - 01:52 WIB

Menko Yusril: Perpres 111/2025 Bukan Aturan Khusus LGBTQ

Bandara Husein Siap Angkut Jet, Target 17 September

10 Juli 2026 - 01:38 WIB

FORMASI Desak Penutupan Permanen THM di Bekasi

10 Juli 2026 - 01:22 WIB

Trending di News