MATRASNEWS, JAKARTA — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Relawan Nasional (Gernas), Gema Sasmita, menilai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mulai mengubah tata kelola ekonomi nasional. Ia menyoroti kebijakan energi, pangan, kelautan, hingga investasi sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap sumber daya ekonomi.
Menurut Gema, pemerintah tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Negara juga perlu memastikan petani, nelayan, penambang rakyat, dan pelaku usaha kecil memperoleh manfaat langsung dari kebijakan pembangunan.
Energi dan Tambang Jadi Sorotan
Gema menilai kebijakan penataan sumur minyak rakyat menjadi salah satu langkah penting pemerintah. Ia merujuk Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang mengatur kerja sama pengelolaan sumur minyak masyarakat.
Ia juga menyoroti penertiban tambang timah ilegal di Bangka Belitung serta upaya pemerintah mengambil kembali kawasan hutan dari penguasaan ilegal. Menurutnya, langkah tersebut dapat memperkuat penerimaan negara sekaligus memperbaiki tata kelola sumber daya alam.
Namun, efektivitas kebijakan itu perlu diukur melalui transparansi pengelolaan, kepastian hukum, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tambang.
Petani dan Nelayan Menjadi Tolok Ukur
Di sektor pangan, Gema menyoroti penurunan harga pupuk, kebijakan harga pembelian hasil panen, serta penguatan stok beras pemerintah. Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi mengurangi tekanan biaya produksi dan menjaga pendapatan petani.
Pada sektor kelautan, ia mengapresiasi pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dan rencana penguatan armada penangkapan ikan. Fasilitas penyimpanan dingin, dermaga, serta akses logistik menjadi faktor penting untuk menjaga mutu hasil tangkapan dan posisi tawar nelayan.
Meski demikian, keberhasilan program tersebut tidak cukup dinilai dari jumlah proyek. Pemerintah perlu menunjukkan dampaknya terhadap pendapatan masyarakat, harga pangan, dan ketersediaan lapangan kerja.
MBG dan Efisiensi Anggaran
Gema juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, pembangunan perumahan rakyat, serta revitalisasi sekolah. Ia menyatakan Gernas akan mengawal pelaksanaan program melalui jaringan relawan di berbagai daerah.
Menurutnya, pengawasan masyarakat penting untuk memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran. Khusus MBG, kualitas bahan pangan, keamanan pengolahan, dan keterlibatan pemasok lokal perlu mendapat perhatian.
Gema turut menilai efisiensi belanja negara dapat membuka ruang pembiayaan bagi program prioritas. Namun, pemerintah perlu menjelaskan realisasi penghematan dan alokasi anggarannya secara terbuka agar masyarakat dapat mengukur manfaatnya.
Klaim Mengakhiri Oligopoli Perlu Pembuktian
Bagi Gema, dua tahun pemerintahan Prabowo menjadi momentum untuk memperluas pemerataan ekonomi dan memperkuat kemandirian nasional. Ia menyatakan Gernas akan terus mengawal kebijakan yang menyentuh kepentingan petani, nelayan, dan masyarakat kecil.
Meski demikian, klaim berakhirnya dominasi oligopoli masih memerlukan pembuktian melalui data persaingan usaha, konsentrasi kepemilikan, akses pasar, dan distribusi manfaat ekonomi. Pertumbuhan ekonomi maupun peningkatan laba badan usaha milik negara saja belum cukup untuk membuktikan perubahan struktur tersebut.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.