MATRASNEWS, JAKARTA – Pelita Air memperkuat keandalan armada Airbus A320 melalui kerja sama strategis dengan dua perusahaan pemeliharaan pesawat global, MTU Maintenance dan KarbonMRO. Langkah ini menyasar peningkatan kesiapan mesin, keselamatan penerbangan, serta kualitas layanan kepada penumpang.
Kesepakatan tersebut diumumkan dalam ajang MRO Asia-Pacific 2026 di Singapura, pada Oktober 2026. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi Pelita Air membangun ekosistem Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) yang berkelanjutan.
Fokus Perawatan 16 Pesawat Airbus A320
Pelita Air menjalin kontrak tiga tahun dengan MTU Maintenance untuk mendukung perawatan mesin CFM56-5B. Mesin tersebut menggerakkan 16 pesawat Airbus A320 milik maskapai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) itu.
Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi, mengatakan kerja sama tersebut memperluas akses perusahaan terhadap keahlian, fasilitas, dan dukungan teknis internasional.
Selanjutnya, kesiapan armada menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan, kenyamanan, serta ketepatan waktu penerbangan atau On-Time Performance (OTP).
President & CEO MTU Maintenance, Gert Wagner, menyatakan komitmennya mendukung keandalan armada. Ia juga menilai pertumbuhan industri penerbangan Asia-Pasifik membutuhkan dukungan pemeliharaan pesawat yang semakin kuat.
KarbonMRO Dorong Pengembangan Tenaga Ahli
Selain perawatan mesin, Pelita Air menjalin nota kesepahaman dengan KarbonMRO. Kerja sama ini mencakup pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas, dukungan suku cadang, serta pengembangan sumber daya manusia.
Oleh karena itu, Co-Founder & Managing Director KarbonMRO, Kevin Teoh, melihat kolaborasi tersebut sebagai peluang untuk memperkuat kemampuan teknis kedua perusahaan.
Meskipun demikian Ia menekankan pentingnya transfer pengetahuan dan penyiapan tenaga profesional yang terampil dalam pemeliharaan mesin pesawat.
Keandalan Armada Menjadi Kunci Layanan
Kerja sama dengan MTU Maintenance dan KarbonMRO menunjukkan bahwa kualitas penerbangan tidak hanya bergantung pada pelayanan di dalam kabin. Kesiapan mesin, ketersediaan suku cadang, serta kompetensi teknisi turut menentukan kelancaran operasional maskapai.
Pelita Air menempatkan penguatan sektor MRO sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan pelanggan. Perusahaan berharap dukungan teknis dan pengembangan tenaga ahli dapat membantu mempertahankan performa armada.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.