Menu

Mode Gelap
Pergantian Kepala BGN, Terapi Kejut dari Presiden Prabowo Kemenkes Dukung Penuh SKB Layanan Terpadu Perempuan dan Anak Menko Polkam: Persaingan Daerah Harus Dijaga Demi Kemajuan Indonesia Rayakan Hari Jadi Bogor, Swiss-Belcourt Bogor Luncurkan Promo Menginap Wakil Ketua DPRD Hadiri Sertijab Wali Kota Jaksel PMI dan HKRC Dukungan Pemulihan Pendidikan Pascabencana di Sumatera

News

Pergantian Kepala BGN, Terapi Kejut dari Presiden Prabowo

badge-check


					FOTO: Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF, Handi Risza Perbesar

FOTO: Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF, Handi Risza


Shock Therapy untuk Perkuat MBG

MATRASNEWS, JAKARTA – Keputusan Presiden Prabowo mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada 2 Juni 2026 dinilai sebagai langkah strategis. Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza, menyebutnya sebagai shock therapy atau terapi kejut untuk memperkuat disiplin birokrasi.

Menurut Handi, langkah itu diambil agar program prioritas berjalan sesuai standar. Pergantian Dadan Hindayana dan dua wakilnya tidak bisa dipandang sekadar rotasi biasa. Keputusan ini disebut sebagai respons atas evaluasi kedisiplinan, SOP, hingga audit keuangan.

Pesan Politik di Balik Rotasi

Handi menjelaskan, terapi kejut kerap dipakai untuk memutus pola kerja lama yang tidak efektif. Pesan utama Presiden: keberhasilan MBG diukur dari kualitas layanan dan akuntabilitas, bukan sekadar jumlah penerima manfaat. Hingga Mei 2026, program itu menjangkau 62 juta orang.

Ia menambahkan, pendekatan performance-based governance mulai diterapkan. Pejabat dievaluasi berdasarkan kinerja, seperti yang dilakukan Korea Selatan atau Singapura. Namun, pergantian ini bukan berarti kegagalan total BGN. Fondasi awal disebut telah dibangun dengan baik.

Baca Lainnya

Menko Polkam: Persaingan Daerah Harus Dijaga Demi Kemajuan Indonesia

6 Juni 2026 - 00:52 WIB

Wakil Ketua DPRD Hadiri Sertijab Wali Kota Jaksel

5 Juni 2026 - 18:47 WIB

PMI dan HKRC Dukungan Pemulihan Pendidikan Pascabencana di Sumatera

5 Juni 2026 - 11:30 WIB

Pemerintah Diminta Kooperatif dalam Proses Hukum KPK

5 Juni 2026 - 02:59 WIB

Menko Yusril Sebut Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Serangan terhadap Demokrasi

Puluhan Bus di Terminal Induk Kota Bekasi Terhenti Akibat Solar Langka

4 Juni 2026 - 22:32 WIB

Puluhan Bus di Terminal Induk Kota Bekasi Terhenti Akibat Solar Langka
Trending di News