Menu

Mode Gelap
Puluhan Bus di Terminal Induk Kota Bekasi Terhenti Akibat Solar Langka Vonis Eks Wamenaker Noel Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa Swiss-Belcourt Bogor Sambut Liburan Sekolah Seru bersama Keluarga Kerja sama RI-Korsel di Bidang Kesehatan Diperkuat Skema Yayasan Afiliasi dan Mark Up Pengadaan MBG Terkuak Tarif KA Rangkasbitung–Merak dan Kereta Petani Rp3.000

News

Puluhan Bus di Terminal Induk Kota Bekasi Terhenti Akibat Solar Langka

badge-check


					FOTO: Terminal Induk Kota Bekasi Perbesar

FOTO: Terminal Induk Kota Bekasi


Terminal Induk Kota Bekasi Lumpuh, Puluhan Bus Terhenti Akibat Solar Langka

MATRASNEWS, BEKASI –  Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar melumpuhkan operasional puluhan bus di Terminal Induk Kota Bekasi, Kamis (4/6/2026). Aktivitas pemberangkatan nyaris terhenti total sejak pagi. Kondisi ini dikeluhkan para pengemudi dan pemilik perusahaan otobus (PO).

BBM Kosong Sejak Rabu 7 POM di Bekasi 

Kelangkaan BBM sudah dirasakan sejak sehari sebelumnya. Rahmat, petugas salah satu PO Bus, mengungkapkan stok solar benar-benar kosong serentak sepanjang Kamis. “Tadi ada beberapa bus yang jalan, itupun sisa stok BBM sebelumnya,” ujarnya saat dihubungi, Kamis.

Rute Bekasi–Merak Paling Terdampak

Baca Juga: BPH Migas Minta Masyarakat Lapor Penyalahgunaan BBM Subsidi

Sebanyak sepuluh bus dari beberapa PO untuk rute Bekasi–Merak belum bisa beroperasi karena tidak mendapatkan solar. Kondisi serupa terjadi pada rute lain, terutama jurusan Bekasi ke arah barat, Serang, dan Merak. Setiap rest area di jalur tersebut dilaporkan kehabisan stok solar.

Kedatangan Solar Tak Pasti

Rahmat mengaku sudah memastikan ke beberapa stasiun pengisian bahan bakar (POM). Menurut petugas POM, kedatangan solar tidak dapat dipastikan kapan datangnya.

Rahmat juga memaparkan, untuk rute Jawa Barat bergerak beroperasi karena dia punya stok solar dari tiap Terminal lawan untuk ke Bekasinya ada stok bisa buat balik lagi. Akan tetapi sebagian ada yang nyangkut di terminal Bekasi dikarenakan tidak bisa isi solar, paparnya.

Para sopir dan kru bus kini hanya bisa menunggu tanpa kepastian waktu operasional kembali

Baca Lainnya

Vonis Eks Wamenaker Noel Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

4 Juni 2026 - 18:17 WIB

Skema Yayasan Afiliasi dan Mark Up Pengadaan MBG Terkuak

4 Juni 2026 - 00:56 WIB

Jalan Rusak Parah di Lamba Leda dan Lamba Leda Utara, Warga Sebut “Jalan Neraka”

3 Juni 2026 - 15:31 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN, Diduga Terkait Kasus Korupsi

3 Juni 2026 - 10:53 WIB

Dirut KAI Tinjau Pengembangan Peron 12 Stasiun Bogor

2 Juni 2026 - 01:52 WIB

Dirut KAI Tinjau Pengembangan Peron 12 Stasiun Bogor
Trending di News