Menu

Mode Gelap
Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026 Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang Swiss-Belresidences Kalibata Rilis Promo Lebaran Rayakan Idul Fitri Bersama BWH Hotels Indonesia

News

PKB Kota Bekasi Gelar Tasyakuran, Apresiasi Pemerintah Beri Gelar Pahlawan Nasional untuk Gus Dur

badge-check


					Foto: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi menggelar acara tasyakuran, dialog, dan doa bersama dalam rangka menyambut penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada dua tokoh besar, yaitu K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Syaikhona Kholil Bangkalan Perbesar

Foto: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi menggelar acara tasyakuran, dialog, dan doa bersama dalam rangka menyambut penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada dua tokoh besar, yaitu K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Syaikhona Kholil Bangkalan

MATRASNEWS, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi menggelar acara tasyakuran, dialog, dan doa bersama. Acara ini digelar dalam rangka menyambut penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada dua tokoh besar, yaitu K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Syaikhona Kholil Bangkalan.

Ketua DPC PKB Kota Bekasi yang juga anggota DPRD Kota Bekasi, Rizki Topananda, menyatakan bahwa kedua ulama besar tersebut memiliki jasa yang sangat besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, pengakuan negara ini memberikan nilai tersendiri bagi perjuangan kita, khususnya di PKB. Gus Dur adalah deklarator dan pendiri PKB, Ketua Umum pertama, dan presiden pertama dari partai ini. Ini adalah sejarah besar yang patut kita syukuri,” ujarnya dalam acara tersebut, Rabu (13/11/2025).

Rizki menekankan bahwa Gus Dur telah menanamkan nilai-nilai perjuangan yang menjadi tonggak utama PKB hingga saat ini. “Nilai kerakyatan, kebangsaan, dan khususnya kesetaraan kehidupan kemanusiaan. Gus Dur mengajarkan bahwa yang terpenting dalam politik adalah kemanusiaan. Nilai-nilai besar inilah yang menjadi acuan perjuangan PKB untuk kemaslahatan umat, kesejahteraan rakyat, dan kemanusiaan,” jelasnya.

Sementara itu, Alit Jamaludin, anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, menambahkan bahwa pemberian gelar pahlawan nasional kepada Gus Dur sangatlah relevan. Ia menyebut Gus Dur sebagai Bapak Demokrasi dan Bapak Pluralisme yang gigih memperjuangkan kesetaraan hak bagi semua rakyat Indonesia.

“Gus Dur sangat layak dan tepat diberikan gelar pahlawan nasional,” tegas Alit.

Ia juga menyampaikan harapan agar gelar ini dapat mendorong generasi muda untuk mempelajari kembali pemikiran dan kontribusi Gus Dur bagi bangsa.

“Kami berharap sosok Gus Dur bisa menjadi teladan. Generasi muda wajib membuka kembali literasi tentang gagasan dan kontribusi Gus Dur. Kami juga mendorong pemerintah untuk memasukkan pemikiran Gus Dur ke dalam kurikulum sejarah, sehingga nilai-nilai perjuangannya dapat ditransformasikan kepada para pelajar,” pungkas Alit.

Acara tasyakuran ini diharapkan tidak hanya sebagai bentuk syukur, tetapi juga sebagai momentum untuk menguatkan komitmen kader PKB dalam melanjutkan nilai-nilai perjuangan yang telah ditinggalkan oleh para pendirinya.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman

10 Maret 2026 - 03:03 WIB

Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman

Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri

10 Maret 2026 - 02:29 WIB

Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri

Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang

10 Maret 2026 - 01:51 WIB

Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin
Trending di News