Menu

Mode Gelap
Trans Bekasi Keren Resmi Beroperasi, Rute Terminal Bekasi dan Harapan Indah Pemerintah Tegaskan Peran Keluarga dan Karakter Kunci Hadapi Dampak Digital BWH Hotels Indonesia Rayakan Harmoni Imlek dan Ramadan 2026 dengan Kampanye “Celebrating Togetherness” Gubernur Banten Tegaskan Pers Sebagai Pilar Demokrasi dan Mitra Strategis Pembangunan Hadiri Baksos di Glodok, Wamen Ekraf Beri Pesan Harmoni Lintas Agama Jelang Imlek 2026 Sambut Ramadan, Citadines Antasari Jakarta Hadirkan “Aladdin”

Info Otomotif

Pramac Yamaha Perkenalkan Livery 2026, Siapkan Revolusi Mesin V4 dan Duet Razgatlioglu-Miller

badge-check


					Pramac Yamaha Perkenalkan Livery 2026, Siapkan Revolusi Mesin V4 dan Duet Razgatlioglu-Miller Perbesar

MATRASNEWS, OTOMOTIF – Tim Pramac Yamaha resmi menjadi skuad MotoGP pertama yang memperkenalkan livery untuk musim 2026. Peluncuran dilakukan dalam acara spesial di Accademia Musicale Chigiana, Siena, Italia, Selasa (14/1), sekaligus mengawali rangkaian persiapan menuju Kejuaraan Dunia MotoGP baru.

Livery tersebut mempertahankan identitas warna biru, ungu, dan hitam yang digunakan selama dua musim terakhir, dengan penyegaran visual sebagai penanda fase baru kemitraan Pramac dengan pabrikan asal Iwata itu. Dua pembalapnya, Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller, hadir dalam seremoni yang juga disiarkan secara daring tersebut.

Musim 2026 menjadi momen penting kebangkitan Pramac Yamaha, setelah menutup musim 2025 di posisi terbawah klasemen tim dengan 125 poin. Perubahan besar dijalani sejak hengkang dari Ducati—saat meraih gelar juara tim 2023 dan juara dunia pembalap 2024 melalui Jorge Martin—untuk menjalin hubungan lebih dekat dengan Yamaha.

Sorotan utama tertuju pada debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP. Juara dunia WorldSBK tiga kali asal Turki itu membawa catatan 78 kemenangan balap dan akan menggunakan nomor #7. Ia berhak mengikuti tes Shakedown di Sepang, 29-31 Januari, didampingi pembalap tes Yamaha, Augusto Fernandez. Sementara Jack Miller memasuki tahun keduanya bersama tim, setelah mengamankan kursi dengan mengungguli Miguel Oliveira.

Revolusi teknis juga menjadi andalan. Untuk pertama kali di era MotoGP modern, Yamaha meninggalkan mesin inline-four dan beralih ke konfigurasi V4, mengejar ketertinggalan performa di situasi balap. Sebagai satu-satunya pabrikan di tier bawah sistem konsesi, Yamaha mendapat keuntungan regulasi untuk mempercepat adaptasi mesin baru ini.

Dengan paket baru menyeluruh—livery segar, komposisi pembalap potensial, dan revolusi mesin—Pramac Yamaha menatap 2026 sebagai babak baru kebangkitan di kelas premier balap motor dunia.

 

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Honda Astrea Prima Hadir Kembali dengan Desain Modern

7 Maret 2022 - 00:09 WIB

EX5 2022 Limited Edition
Trending di Otomotif
error: Matras News