Data dari penilaian konservasi IUCN 2025 menunjukkan bahwa TNUK tengah menghadapi ancaman serius. Perburuan liar terhadap Badak Jawa pada 2019-2023 disebut telah memusnahkan 33% populasi badak yang tersisa. Aktivitas penangkapan ikan ilegal dengan metode destruktif dan perburuan satwa lain juga masih terus berlangsung.
Urgensi menjaga kelestarian Macan Tutul bukan sekadar upaya menyelamatkan satu spesies. Saat rantai makanan di dalam hutan terjaga, predator puncak ini tidak akan memiliki alasan untuk keluar ke pemukiman warga demi mengincar hewan ternak. Keseimbangan ekosistem yang terjaga menjadi benteng alami mencegah konflik satwa-manusia.
Hutan Ujung Kulon, dengan segala kompleksitasnya, mengajarkan satu hal: kelestarian tidak bisa diukur hanya dari satu spesies ikonik. Ada jaring kehidupan di dalamnya dan Macan Tutul Jawa adalah salah satu benang pengikat yang paling menentukan.
Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.