Menu

Mode Gelap
PGE Eksekusi Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 Berkapasitas 55 MW Harga BBM Hari Ini Melonjak Rp23.900 per Liter, BBM Subsidi Aman Rusia Siap Bangun Kilang & Storage Minyak di Indonesia BPSDMP Genjot Sosialisasi SIPENCATAR 2026 Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 80 Kasus Narkoba Capai Rp2,57 Miliar Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel

Bisnis

Produk Mamin dan Horeka Indonesia Raup Transaksi Rp23,79 Miliar

badge-check


					FOTO: Pameran industri terbesar di kawasan Eropa Tengah dan Timur Perbesar

FOTO: Pameran industri terbesar di kawasan Eropa Tengah dan Timur

MATRASNEWS, JAKARTA – Produk makanan dan minuman (mamin) serta peralatan hotel, restoran, dan katering (horeka) asal Indonesia mencatatkan potensi transaksi hingga USD 1,41 juta atau setara Rp23,79 miliar dalam ajang SIRHA Budapest 2026 di Hungaria. Pameran industri terbesar di kawasan Eropa Tengah dan Timur (ETT) itu berlangsung pada 3–5 Maret 2026 di Hungexpo Budapest Congress & Exhibition Center.

Kepala Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC) Budapest, Suci Mahanani, menyatakan capaian ini membuktikan tingginya minat pasar ETT terhadap produk Indonesia, sekaligus menunjukkan daya saing kuat di tengah tantangan geopolitik global.

“Pasar Eropa Tengah dan Timur memiliki antusiasme luar biasa terhadap produk Indonesia. Paviliun Indonesia berhasil mencatat transaksi signifikan meski situasi geopolitik di Ukraina dan Timur Tengah sedang tidak menentu,” ujar Suci dalam keterangan resmi, Jumat (13/3/2026).

Baca Lainnya

Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh

17 April 2026 - 00:05 WIB

Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti

17 April 2026 - 00:02 WIB

BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

16 April 2026 - 00:08 WIB

BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

PT Mitra Patriot Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

13 April 2026 - 19:39 WIB

PT Mitra Patriot Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%

7 April 2026 - 00:08 WIB

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%
Trending di Bisnis