Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Borong Aspirasi Warga Kaliabang Tengah DPRD Kota Bekasi, Kamil Syaikhu Dorong Percepatan Perda Sampah dan Pelatihan Disabilitas DPRD Kota Bekasi Arif Rahman Hakim Soroti Banjir dan Nasib Juru Parkir DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti Dorong Aspirasi Masyarakat Sejalan dengan Fokus Belanja Pemerintah Rano Karno: Jakarta dan Cianjur Tak Boleh Jalan Sendiri Restoran A.RA.SA di Ascott Menteng Jakarta Hadirkan Santapan Ramadan Eksklusif

Tekno

Samsung Soroti Peran FAST, Kreator dan Live Experience Dalam Membentuk Masa Depan TV

badge-check


					Samsung Soroti Peran FAST, Kreator dan Live Experience Dalam Membentuk Masa Depan TV Perbesar

MATRASNEWS – Samsung Electronics Co., Ltd. baru saja menggelar diskusi panel Tech Forum dalam sesi “FAST Forward: How New Streaming Models Are Shaping the Next Generation of TV”. Diskusi ini merupakan bagian dari rangkaian diskusi panel Samsung Tech Forum di CES 2026.

Diskusi panel ini digelar di The Wynn, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS) ini mempertemukan para pemimpin industri hiburan dan media untuk membahas tentang evolusi streaming serta pesatnya pertumbuhan free ad-supported television (FAST).

Panel ini dimoderatori oleh Natalie Jarvey dari The Ankler, dan menghadirkan Salek Brodsky, SVP sekaligus Global Head of Samsung TV Plus; Alessandra Catanese, CEO Smosh; serta Bruce Casino, EVP Sales & Distribution U.S., NBCUniversal Global TV Distribution.

FAST Meraih Momentum Seiring Audiens Meninjau Ulang Value Mereka

Di tengah kejenuhan konsumen terhadap model berlangganan dan lanskap streaming yang semakin terfragmentasi, diskusi panel berfokus pada bagaimana FAST mengembalikan kesederhanaan dan value pada pengalaman menonton TV. Samsung TV Plus menjadi sorotan sebagai platform yang dirancang untuk mengurangi friksi, dengan menawarkan ratusan channel siaran langsung dan konten on-demand yang bisa diakses secara mudah dan gratis di berbagai TV dan perangkat Samsung di seluruh dunia.

“Pengalaman menonton TV saat ini sering kali terasa terlalu merepotkan bagi pemirsa,” kata Brodsky, dilansir dari siaran pers Samsung Electronics Indonesia.

“Tujuan kami melalui Samsung TV Plus adalah menyederhanakan kembali pengalaman menonton TV dengan menggabungkan kekuatan penemuan konten linear dan pengalaman modern yang serba terhubung, sehingga menonton terasa mudah, lebih terkurasi, dan memberikan value nyata,” lanjutnya.

Para panelis menekankan bahwa FAST telah berkembang menjadi bagian inti dari ekosistem streaming, melengkapi model berlangganan dan model tradisional sekaligus menghadirkan program-program premium yang telah teruji kepada audiens dalam skala besar. Bagi Samsung TV Plus, evolusi ini berakar pada pengalaman bersama yang meningkatkan kualitas menonton dan menjangkau pengguna bukan hanya di tempat mereka berada saat ini, tetapi juga ke arah yang mereka inginkan.

Model Hybrid Mendefinisikan Ulang Ekosistem Streaming

Para panelis menegaskan bahwa evolusi streaming bukan sekadar soal menggantikan model tradisional, melainkan memperluas cara audiens berinteraksi dengan konten. Model FAST, layanan berlangganan, dan distribusi linear kini semakin berjalan beriringan, memungkinkan studio memperpanjang umur waralaba yang sudah teruji, menjangkau penonton baru, serta meraih nilai tambah, tanpa mengorbankan kinerja di channel lain.

Dengan memanfaatkan data, perilaku audiens, dan puluhan tahun pemahaman akan konten, perusahaan media memanfaatkan FAST sebagai pelengkap channel yang sudah ada untuk membangun ekosistem yang lebih tangguh dan terdiversifikasi.

EVP Bruce Casino menegaskan bagaimana pendekatan ini telah memungkinkan NBCUniversal menghadirkan konten klasik maupun kontemporer kepada audiens FAST, sembari tetap mencatat performa kuat di berbagai platform.

“FAST tidak menggantikan model distribusi tradisional, tetapi memperluasnya. Yang kami lihat, ketika konten berkualitas hadir di berbagai platform, ia justru akan menciptakan nilai tambah bukan saling memakan, sehingga waralaba dapat berkembang di FAST, di streaming, maupun saluran linear,” terang Casino.

Kreator Muncul sebagai Studio Baru

Diskusi panel ini juga mengulas bagaimana perubahan kebiasaan konsumen dan platform TV membuat para kreator konten tidak lagi harus bergantung secara eksklusif pada studio-studio yang ada untuk menjangkau audiens yang luas. Seiring medium ini berkembang dari platform sosial ke ruang keluarga, FAST berperan sebagai jembatan antara budaya digital dan TV tradisional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas produksinya.

Samsung TV Plus disorot sebagai platform yang membantu para kreator bertransformasi dari brand di ranah digital menjadi studio TV sesungguhnya, memperluas jangkauan audiens, membuka peluang monetisasi baru, serta membawa konten mereka kepada audiens global yang lebih luas.

Salah satu contoh nyata bagaimana kreator digital dapat berevolusi menjadi studio TV yang kredibel adalah Smosh, kolektif komedi sketsa dan improvisasi. Dengan meluncurkan channel FAST di Samsung TV Plus, Smosh bukan sekadar mempertahankan kedekatan dengan penggemar lamanya, tetapi juga membuka akses ke basis penonton yang lebih luas, yang pada akhirnya menopang pertumbuhan jangka panjang.

“Kemitraan dengan Samsung TV Plus memberi kami ruang untuk meningkatkan kualitas produksi dan memperkuat fondasi jangka panjang Smosh,” ucap CEO Smosh, Alessandra Catanese.

“Ini adalah platform yang tepat untuk memperluas jangkauan audiens kami, sembari memposisikan konten kami dalam lingkungan premium yang selaras dengan arah pertumbuhan Perusahaan,” tambahnya.

Pengalaman Live dan Interaktif Mendorong Engagement

Selain tontonan on-demand, para juga panelis membahas bagaimana program siaran langsung seperti konser serta fitur interaktif membentuk ulang pengalaman menonton TV dengan menciptakan momen bersama yang melibatkan audiens secara aktif.

Melalui fitur seperti penayangan premier secara serempak dan partisipasi secara real-time, teknologi telah mengubah TV dari aktivitas pasif menjadi pengalaman interaktif, yang menumbuhkan keterhubungan, antusiasme, dan rasa kebersamaan, yang secara alami mempertemukan para pemirsa.

Para panelis pun bersepakat bahwa masa depan TV akan ditentukan oleh fleksibilitas, keterhubungan budaya, serta pengalaman yang mengundang partisipasi, bukan sekadar konsumsi konten semata.

“Konten autentik yang menciptakan koneksi budaya dan menyatukan orang-orang adalah hal yang paling penting. Itulah alasan kami terus berinvestasi pada acara live, program kreator, serta format interaktif yang mengingatkan kembali mengapa TV sejak dulu selalu menjadi pusat kehidupan di rumah,” jelas Brodsky

Di tengah evolusi streaming, Samsung berfokus membentuk ekosistem TV yang memberikan value bagi penonton, membuka peluang bagi para kreator, dan meningkatkan skala bagi pengiklan, sekaligus mendefinisikan ulang makna TV pada tahun 2026 dan seterusnya.

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

Samsung Luncurkan Galaxy Z Flip7 Olympic Edition, Dirancang Khusus Untuk Atlet Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026

30 Januari 2026 - 02:54 WIB

Samsung Luncurkan Galaxy Z Flip7 Olympic Edition Dirancang Khusus Untuk Atlet Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026

Lintasarta Luncurkan LAMPU, Pasar Digital Terintegrasi untuk Akselerasi Transformasi Bisnis

28 Januari 2026 - 03:18 WIB

Lintasarta Luncurkan LAMPU Pasar Digital Terintegrasi untuk Akselerasi Transformasi Bisnis

Tim Antasena ITS: Garda Depan Inovasi Kendaraan Hidrogen Ramah Lingkungan

28 Januari 2026 - 03:06 WIB

DFDS 1

Samsung Tegaskan Kepercayaan, Keamanan, dan Privasi adalah Fondasi Masa Depan AI

13 Januari 2026 - 00:31 WIB

Samsung Tegaskan Kepercayaan, Keamanan, dan Privasi adalah Fondasi Masa Depan AI

Gelombang Smartphone Baru di Januari 2026, Harga Rp2 Jutaan hingga Rp20 Jutaan

10 Januari 2026 - 00:54 WIB

Gelombang Smartphone Baru di Januari 2026, Harga Rp2 Jutaan hingga Rp20 Jutaan
Trending di Tekno
error: Matras News