Menu

Mode Gelap
Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 80 Kasus Narkoba Capai Rp2,57 Miliar Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel Anggota DPR Usul Iuran BPJS Kesehatan Digratiskan Pemerintah, MBG Bisa Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti Penjelasan Pemerintah Indonesia dan Kedubes Republik Korea Tentang Travel Advisory

Hiburan

Menparekraf Jadikan Momentum Hari Musik Dunia untuk Bangkitkan Industri Musik Tanah Air

badge-check


					Menparekraf Jadikan Momentum Hari Musik Dunia untuk Bangkitkan Industri Musik Tanah Air Perbesar

Matrasnews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, ingin menjadikan hari musik dunia yang jatuh setiap 21 Juni sebagai momentum untuk kebangkitan industri ekonomi kreatif dan industri musik di Tanah Air dengan berinovasi dan beradaptasi di tengah pandemi.

Baca Juga : Perjalanan Sang Legenda

Menparekraf Sandiaga Uno saat Webinar ‘Global Center of Excellence for International Cooperation and Creative Economy’ (G-CINC) Expert Series: “Resilient Ecosystem, Stronger Crescendo” yang digelar secara hybrid dari Ambon, Senin (21/6/2021) menjelaskan, pandemi telah membuat kebiasaan hidup berubah, termasuk cara melakukan bisnis. Yang semula konvensional beralih ke digital. Hal serupa juga dialami berbagai subsektor ekonomi kreatif di Tanah Air, salah satunya industri musik.

“Mari kita jadikan momentum hari musik dunia yang jatuh pada hari ini, sebagai upaya untuk bangkit dari keterpurukan. Para pelaku dan industri musik harus bisa beradaptasi, berkolaborasi, dan berinovasi agar industri yang digemari banyak kalangan ini dapat segera bangkit,” katanya.

Baca Juga : ILUNI UI Gelar Donasi Konser 7 Ruang Chrisye Untuk Kemanusiaan

Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan, dampak pandemi bagi industri musik dirasakan sangat dalam pada tahun 2020. Mulai dari banyaknya konser musik yang dibatalkan, rekaman ditunda, hingga banyak kru-kru musik yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi. Bahkan Majalah Pollstar mengestimasi industri musik telah kehilangan lebih dari 30 miliar dolar AS sepanjang tahun 2020 lantaran pembatalan konser dan pertunjukan musik lainnya.

“Kita perlu menemukan perspektif segar tentang cara mengubah bisnis dari industri musik. Untuk itu kegiatan ini diharapkan dapat menemukan solusi dan mengeksplorasi strategi bisnis yang dapat dijalankan kedepan, agar ekosistem musik tanah air dapat segera bangkit,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kemenparekraf bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB membentuk G-CINC yang menjadi salah satu wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mengarusutamakan sektor ekonomi kreatif hingga memunculkan peluang kerja sama antar mitra ekonomi kreatif di dunia.

“Program G-CINC mendatangkan para pakar dari berbagai negara untuk ‘sharing’ pengalaman dan ‘expertise’ di bidang ekonomi kreatif,” katanya.

Baca Juga : Powerslaves Gelar Konser Live Streaming Meriahkan HUT Kota Semarang Ke 474

Pada kesempatan kali ini, G-CINC berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Havana, Kuba, menggelar expert series di Ambon yang telah dinobatkan sebagai kota musik oleh UNESCO. Dubes RI untuk Kuba, Nana Yuliana, mengharapkan melalui event ini dapat terjalin kerja sama Ambon dan Havana, tidak hanya melalui musik, namun juga bidang perdagangan dan Pendidikan. Dubes Kuba di Indonesia juga menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk pertukaran praktik kebudayaan dan musik antara kedua negara yang sudah bersahabat selama kurang lebih 60 tahun.

“Kerja sama antara Ambon dan Havana (Ibukota Kuba) harus menjadi contoh kerja sama masa depan bagi industri musik, keduanya menjadi gambaran bagaimana musik dapat bergerak dan mengubah masyarakat. Industri musik Indonesia kurang lengkap dan bersemangat tanpa Ambon, begitu juga Kuba tanpa Havana, mari sama-sama jadikan momentum hari musik dunia sebagai momentum untuk berkolaborasi dan bangkit dari pandemi,” ujarnya.

(*) Matrasnews.com

Baca Lainnya

Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Bawa Laptop dan Nostalgia

16 April 2026 - 00:01 WIB

Specteve Rilis Infinite Euphoria di Summarecon Mall Bekasi

10 April 2026 - 16:13 WIB

Perjalanan Organik Specteve dari Nyanyi Bareng hingga Panggung Raya

10 April 2026 - 15:47 WIB

myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya

12 Maret 2026 - 02:58 WIB

myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya

Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

9 Maret 2026 - 00:10 WIB

Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket
Trending di Hiburan