Menu

Mode Gelap
Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 80 Kasus Narkoba Capai Rp2,57 Miliar Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel Anggota DPR Usul Iuran BPJS Kesehatan Digratiskan Pemerintah, MBG Bisa Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti Penjelasan Pemerintah Indonesia dan Kedubes Republik Korea Tentang Travel Advisory

Seni

Perjalanan Sang Legenda

badge-check


					Perjalanan Sang Legenda Perbesar

Matrasnews.com , Jakarta – Fariz mengawali kariernya sejak berusia 12 tahun. Ia membentuk Young Gipsy bersama Debby Nasution dan Odink Nasution. Fariz juga bekerja sama dengan Addie M.S., Adjie Soetama, dan Iman R.N. untuk membuat operet di acara perpisahaan sekolahnya.

Pria kelahiran Jakarta, 5 Januari 1959 ini memang lahir dari keluarga pemusik dari pasangan Rustam Munaf dan Anna Reijnenberg yang merupakan pasangan asal Minangkabau

Fariz Rustam Munaf atau lebih akrab disapa Fariz RM adalah seorang musikus dan penyanyi senior tanah air. Namanya melambung di era 80-an. Beberapa karyanya yang terkenal yaitu Barcelona, Nada Kasih, Panggung Perak, dan Sakura. Hingga saat ini, lagu-lagu ciptaan Fariz pun masih sering dinyanyikan penyanyi lain.

Sang ayah berprofesi sebagai penyanyi di RRI, sedangkan ibunya merupakan pelatih piano. Fariz sudah akrab dengan dunia musik sejak kecil. Selain belajar piano dari sang ibu, ia juga dilatih oleh Sunarto Sunaryo dan Prof. Charlotte Sutrisno JP.

Fariz menjajal kemampuannya di Lomba Cipta Lagu Remaja yang diadakan Radio Prambors. Langkah pertamanya ini berhasil membawanya duduk manis di urutan ketiga. Tawaran band pun mulai datang menghampirinya.

Fariz mengawali kariernya sejak berusia 12 tahun. Ia membentuk Young Gipsy bersama Debby Nasution dan Odink Nasution. Fariz juga bekerja sama dengan Addie M.S., Adjie Soetama, dan Iman R.N. untuk membuat operet di acara perpisahaan sekolahnya.

Karier profesionalnya diawali tahun 1977, bersama Adjie Soetama, Raidy Noor, Addie MS, dan Ikang Fawzi yang juga telah berteman dengan Fariz sejak duduk di bangku SMAN 3 Jakarta.

Fariz menjajal kemampuannya di Lomba Cipta Lagu Remaja yang diadakan Radio Prambors. Langkah pertamanya ini berhasil membawanya duduk manis di urutan ketiga. Tawaran band pun mulai datang menghampirinya.

Beberapa Album sejak tahun 1979 sampai tahun 2012 pada eranya dan sampai saat ini masih di kagumi oleh pencinta musik tanah air yaitu.
Selangkah ke Seberang (1979)
Sakura (1980)
Panggung Perak (1981)
Peristiwa 77-81 (1982)
Fariz & Mustaka (1983)
Peristiwa 81-84 (1984)
Musik Rasta (1985)
Do Not Erase (1987)
Living in the Western World (1988)
Hitz! (1989)
Fashionova (1989)
Cover Ten (1990)
Balada (1992)
Romantic (1993)
Dongeng Negeri Cinta (1996)
Super Medley (1997)
Kronologi (1998)
Dua Dekade (2001)
Mix! (2002)
Curse on Cozmic Avenue (2006)
Fenomena (2012)

Serta beberapa album duet , kompilasi dan grup.

  • FY , Matrasnews.com

Baca Lainnya

Indonesia Glass Art Festival Gubah Kaca Nusantara 2022 Pameran Arsip & Seni Kaca

3 November 2022 - 00:10 WIB

Joget Dangdut Ala Marc Marquez di Iringi Alat Musik Angklung

20 Maret 2022 - 06:34 WIB

HUT ke 5, AmPm Umumkan Perilisan Album Baru, Remix Single Best Part of US sekaligus NFT!

17 Maret 2022 - 00:13 WIB

Seniman Otodidak Mengubah Kecoa Mati Menjadi Karya Seni Lukis

10 Maret 2022 - 00:43 WIB

3 Sutradara Muda Badung Turut Mendorong Kebangkitan Ekonomi Lewat Film

15 Februari 2022 - 00:07 WIB

Trending di Pariwisata