Matras News, Jakarta – TMII rencananya akan menjadi lokasi pameran (spouse program). Dalam rangka pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 ASEAN di Jakarta pada 5-7 September 2023.
Area penataan meliputi revitalisasi bangunan seluas 7,71 hektare dan kawasan seluas 26,56 hektare. Dengan total anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp1,07 triliun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan penataan kawasan TMII dilakukan secara besar-besaran. Dengan mengadopsi konsep destinasi wisata rakyat yang mengedepankan suasana lebih alami dan hijau.
“Rrevitalisasi sejak Januari 2022 hingga selesai pada Oktober 2022 lalu. Menjadikan TMII dengan wajah barunya sebagai destinasi wisata rakyat yang lebih hijau, nyaman, dan sehat,” kata Menteri PUPR di Jakarta, Minggu (3/9/2023).
TMII kini hadir dengan wajah baru. Menjadikan sebagai salah satu ikon besar pariwisata di Jakarta serta Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Heru mengatakan, TMII diharapkan dapat menjadi ujung tombak destinasi wisata di Jakarta karena merepresentasikan ragam budaya Indonesia.
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen akan terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat dalam menjaga bersama TMII, karena menjadi ikon baru pariwisata nasional.
Pada Jumat (1/9/2023) malam, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk meresmikan revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta.
Presiden Jokowi mengatakan revitalisasi TMII merupakan upaya untuk merawat kawasan dan bangunan lama yang bersejarah. Serta menjadikannya sebagai ikon baru kebanggaan Indonesia.
“Masyakat sekarang dapat menggunjungi dan menikmati wajah baru Taman Mini Indonesia Indah. Yang tertata rapi, lebih hijau, lebih indah, dan lebih nyaman,” kata Presiden Jokowi. (*/hr)











Komentar ditutup.