Menu

Mode Gelap
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Kampoeng Ramadan The Apurva Kempinski Bali Hadirkan Pelayaran Rempah Nusantara Polisi Dinilai Lamban Usut Kasus Penganiayaan IRT di Duren Sawit Bank Syariah Dorong Pembiayaan UMKM Halal Produk Berunsur Hewani Wajib Bersertifikat Halal per 2026 Lurah Harapan Jaya Geser ke Disdukcapil Kota Bekasi

Tekno

Menko Luhut Apresiasi Polri Atas Peluncuran Sistem OSS Perizinan Event Jakarta

badge-check


					Menko Luhut Apresiasi Polri Atas Peluncuran Sistem OSS Perizinan Event Jakarta Perbesar

Matras News – Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengapresiasi Polri atas peluncuran sistem digitalisasi perizinan event.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Polri, Kapolri beserta jajaran atas gerak cepat dalam pengembangan perizinan online yang kita rintis bersama sama sebagai respons atas kebutuhan industri pariwisata.

Perizinan online akan memberikan kredibilitas dan transparansi yang berkeadilan bagi industri pariwisata dalam pelaksanaan event-event,” ujar Menko Marves dalam sambutan di acara peluncuran tersebut, Senin (24/6/24).

Menurut Menko, kegiatan digitalisasi ini adalah upaya Indonesia meningkatkan daya saing pariwisata sebagai destinasi utama Asia Tenggara dan meningkatkan jumlah event internasional.

Dengan demikian, industri kreatif akan semakin mendorong perekonomian dalam negeri.

“Hal ini akan menjadi magnet untuk mendorong pencapaian target 1,25 miliar perjalanan wisatawan Nusantara dan 14,3 juta wisman dalam rangka program nasional bangga berwisata di Indonesia 2024,” ungkap Menko.

Ia menambahkan, penggunaan OSS dalam digitalisasi perizinan event akan mempermudah pendaftaran kegiatan Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE), pemangkasan duplikasi perizinan, memotong izin pendaftaran serta memudahkan pembayaran.

Apalagi, operasionalnya melibatkan lintas kementerian seperti Kemenko Marves, Kemenkeu, Kemenparekraf, KemenpanRB, Pemprov DKI Jakarta, Polri, dan Telkom.

“Yang membanggakan sistem ini dibangun sepenuhnya oleh anak-anak bangsa tanpa keterlibatan konsultan asing.

Jadi pure anak-anak Indonesia,” ungkapnya.

Ditekankan Menko, semangat digitalisasi perizinan event akan mengatasi kerumitan birokrasi dan mempercepat kinerja pemerintahan tanpa membuat aplikasi baru.

Ia mengatakan, digitalisasi dan kemudahan perizinan event akan membuat pemerintah semakin sering menyelenggarakan event menarik nasional maupun internasional untuk menarik wisatawan mancanegara.Saat ini, ujarnya.

Pemerintah sudah menerapkan untuk kemudahan izin kegiatan nasional dalam kurun waktu maksimal 14 hari.

Pemerintah juga tengah mengintergrasikan pengajuan izin kegiatan internasional berupa izin kerja tenaga asing dan visa TKA online dan perizinan impor sementara.

“Dengan integrasi tersebut, perizinan penyelenggaraan event musik dan sejenisnya yang berskala internasional akan lebih mudah diperoleh.

Hal ini akan meningkatkan daya ungkit Indonesia agar lebih kompetitif dibanding negara tetangga,” jelasnya.

Baca Lainnya

Dicoding dan Kemenko PMK Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Masyarakat

20 Februari 2026 - 01:08 WIB

Dicoding dan Kemenko PMK Luncurkan Platform Bijak Cerdas Berdigital dan Ber-AI untuk Masyarakat

Samsung Luncurkan Galaxy Z Flip7 Olympic Edition, Dirancang Khusus Untuk Atlet Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026

30 Januari 2026 - 02:54 WIB

Samsung Luncurkan Galaxy Z Flip7 Olympic Edition Dirancang Khusus Untuk Atlet Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026

Lintasarta Luncurkan LAMPU, Pasar Digital Terintegrasi untuk Akselerasi Transformasi Bisnis

28 Januari 2026 - 03:18 WIB

Lintasarta Luncurkan LAMPU Pasar Digital Terintegrasi untuk Akselerasi Transformasi Bisnis

Tim Antasena ITS: Garda Depan Inovasi Kendaraan Hidrogen Ramah Lingkungan

28 Januari 2026 - 03:06 WIB

DFDS 1

Samsung Soroti Peran FAST, Kreator dan Live Experience Dalam Membentuk Masa Depan TV

15 Januari 2026 - 00:39 WIB

Samsung Soroti Peran FAST, Kreator dan Live Experience Dalam Membentuk Masa Depan TV
Trending di Tekno