MATRASNEWS, GARUT – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana memperbanyak jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan masa studi empat tahun. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapan dan kompetensi lulusan SMK saat memasuki dunia kerja.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abadi Mu’ti menyampaikan hal tersebut saat meresmikan program revitalisasi sebuah sekolah di Garut, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Acara itu disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Kemendikdasmen.
“Sekarang sudah banyak SMK yang masa studinya empat tahun, tapi jumlahnya masih sangat terbatas. Sehingga nanti akan kita perbanyak SMK yang empat tahun itu,” tegas Mu’ti.
Kebijakan ini dinilai penting untuk memberikan dasar keahlian yang lebih matang bagi siswa. Dengan durasi pendidikan yang lebih panjang, siswa SMK diharapkan mendapat lebih banyak waktu untuk praktik, magang, dan penguasaan materi, sehingga lebih siap bekerja sesuai dengan tuntutan industri.
Rencana percepatan pengembangan SMK 4 tahun ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam merevitalisasi pendidikan vokasi untuk menjawab tantangan pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif.
Cek Berita lain di Google News

https://demo.pojoksoft.com/kibaran/wp-content/uploads/2024/01/230313-ayla2-160x600-v2.jpg










