Menu

Mode Gelap
Ascott Jakarta Luncurkan Plesiran di Jakarta Komnas Disabilitas Dukung Penuh Special Olympics NTT 2026 Perlindungan Pekerja Alih Daya Dikuatkan PGE Catat Kinerja Positif, Laba Bersih Naik 40 Persen di Kuartal I-2026 Komisi II DPRD Kota Bekasi Kunjungi Korban Kecelakaan KA di RSUD CAM DPRD Kota Bekasi Alit Jamaludin: Kecelakaan KA Jangan Sampai Terulang

Gaya Hidup Sehat

Ada 8 Daftar Obat Tradisional Bisa Picu Kerusakan Ginjal dan Hati

badge-check


					Ada 8 Daftar Obat Tradisional Bisa Picu Kerusakan Ginjal dan Hati Perbesar

Matras News, Jakarta – Hati-hati mengkomsumsi 8 Daftar obat tradisional yang beredar di pasaran memicu kerusakan ginjal-hati. Ini berdasarkan penemuan BPOM RI sepanjang 2022. BPOM juga merilis 777 kasus obat tradisional yang tidak memiliki izin edar hingga mengandung bahan kimia obat (BKO).

Jika tetap dikonsumsi, efek pemberian BKO pada obat tradisional bisa membahayakan ginjal dan hati. Setiap produk obat tradisional tanpa izin edar BPOM RI, juga tidak terjamin manfaat, khasiat, hingga mutunya.

Sementara berdasarkan hasil patroli siber obat dan makanan ilegal periode Januari 2022 sampai dengan April 2023, peredaran obat tradisional ilegal ditemukan pada 57.826 tautan link beragam marketplace. Persentasenya lebih tinggi dari temuan suplemen kesehatan ilegal di 3,51 persen atau sekitar 20 ribu tautan link.

“Obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat berisiko terhadap kesehatan organ tubuh, seperti ginjal dan hati,” terang Kepala BPOM RI Penny K Lukito, dalam keterangannya pada, Selasa (4/7/2022).

Berikut 8 Daftar Obat Tradisional Bisa Picu Kerusakan Ginjal dan Hati

1. Tawon Klanceng (Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi) Tanpa izin edar dan mengandung BKO

2. Montalin (ditemukan hampir di seluruh pulau di Indonesia) Tanpa izin edar dan mengandung BKO

3. Wantong (Sumatera, Jawa, Kalimantan, NTT dan NTB) Tanpa izin edar dan mengandung BKO

4. Xian Ling (Jawa, Kalimantan, dan NTT) Tanpa izin edar dan mengandung BKO

5. Gelatik Sari Manggis (Sumatera, Jawa, NTT) Tanpa izin edar dan mengandung BKO

6. Pil Sakit Gigi Pak Tani (Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, NTT dan Papua) Tanpa izin edar dan mengandung BKO

7. Kuat Lelaki Cap Beruang (Sumatera, Jawa, dan Kalimantan) Tanpa izin edar dan mengandung BKO

8. Minyak Lintah Papua (Sumatera Bali, Kalimantan) Tanpa izin edar

Obat tradisional tersebut yang mengandung bahan kimia obat (BKO) berisiko terhadap kesehatan organ tubuh, seperti ginjal dan hati. (*)

Baca Lainnya

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Hadirkan Revolusi Penanganan Nyeri Tanpa Bedah

27 April 2026 - 00:26 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

22 April 2026 - 00:35 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

Kemenkes Luncurkan Program Titian, Percepat Lulusan Psikolog Klinis untuk Puskesmas

14 April 2026 - 00:04 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

15 Maret 2026 - 01:54 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Penurunan Fungsi Kognitif dan Demensia pada Lansia

15 Maret 2026 - 01:18 WIB

Dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Kognitif Kepada 101 Lansia di Bekasi
Trending di Gaya Hidup Sehat