Menu ✖

Breaking News

News

Anggota DPRD Jabar Ronny Hermawan Tegaskan Pendidikan Hak Anak Bangsa, Bukan Sebatas Pelayanan Publik

badge-check

Foto: Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan Perbesar

Foto: Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan

Matras News, Bekasi – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai masih menimbulkan masalah, mendapat perhatian dari salah seorang anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan.

Kepada matrasnews.com, politis Demokrat tersebut menegaskan, bahwa pelaksanaan SPMB di tingkat SMA-SMK di Jawa Barat, menjadi perhatian dirinya. Bahkan belum lama ini, Komisi V DPRD Provinsi Jabar melakukan kunjungan langsung ke SMAN 7 Kota Bekasi dan SMAN 1 Kota Depok untuk memantau secara langsung proses SPMB di kedua sekolah tersebut.

“Kami melakukan kunjungan langsung ke SMAN 7 Kota Bekasi dan SMAN 1 Kota Depok untuk melihat proses SPMB-nya,” tutur Ronny pada, Kamis 26 Juni 2025.

Lanjut Ronny menjelaskan, monitoring terhadap pelaksanaan SPMB di kedua sekolah tersebut sebagai upaya untuk memastikan bahwa pelaksanaannya berjalan dengan baik.

“Kami menyempatkan diri untuk berdialog dengan Kepala Sekolah (Kepsek) dan Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah III untuk memastikan SPMB-nya berjalan dengan baik,” terangnya.

Pada monitorinh tersebut, dirinya mendapatkan laporan bahwa pada saat SPMB, server sempat mengalami kendala.

“Kami mendapatkan laporan bahwa server sempat mengalami kendala, namun saat ini sudah normal kembali dan hal-hal seperti ini yang menjadi perhatian kami, agar calon peserta didik bisa dengan mudah mengikuti proses seleksi masuk sekolahnya dan tidak mengalami kendala,” ungkapnya.

Ronny dalam kesempatan tersebut juga menegaskan mendukung penuh langkah Gubernur Jawa Barat agar tidak ada titip menitip siswa pada pelaksanaan SPMB di tingkat SMA-SMK negeri.

“Sebagai wakil rakyat, saya sangat mendukung langkah Gubernur Jawa Barat agar pada pelaksanaan SPMB-nya tidak ada titip menitip siswa,” katanya tegas.

Ronny juga menyoroti minat warga dalam hal menyekolahkan anaknya ke jenjang SMA-SMK negeri. Dimana saat ini, jumlah lulusan SMP yang begitu banyak tidak diimbangi dengan jumlah data tampung di sekolah negeri yang terbatas.

“Ada hal yang juga harus dicermati dimana lulusan SMP banyak, tetapi saya tampung di tingkat SMA-SMK negerinya terbatas. Dan hal ini harus menjadi perhatian kita semua, karena Jawa Barat sangat mendukung era Indonesia Emas yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah, jika hal sekecil ini tidak menjadi perhatian semua pihak,” tukasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Cak Imin Dorong Vida Bekasi Jadi Model Pasar Rakyat Berbasis Kawasan

5 Okt 2026 - 02:06 WIB

Cak Imin Dorong Vida Bekasi Jadi Model Pasar Rakyat Berbasis Kawasan

Perjalanan Panjang POMMSI, Konsolidasi Organisasi Pengemudi Masuki Babak Baru

5 Okt 2026 - 01:21 WIB

Perjalanan Panjang POMMSI, Konsolidasi Organisasi Pengemudi Masuki Babak Baru

POMMSI Gelar Rakor Pertama, Tetapkan Kepengurusan Periode 2026-2031

4 Okt 2026 - 03:30 WIB

POMMSI Gelar Rakor Pertama, Tetapkan Kepengurusan Periode 2026-2031

Jumat Berkah Pedagang, Gebrak Pasar Baru Kota Bekasi Tembus Rp129,9 Juta

3 Okt 2026 - 02:02 WIB

Jumat Berkah Pedagang, Gebrak Pasar Baru Kota Bekasi Tembus Rp129,9 Juta

Perempuan Aceh dan Perdamaian Dibahas dalam Dialog Inong Peudame

3 Okt 2026 - 01:46 WIB

Perempuan Aceh dan Perdamaian Dibahas dalam Dialog Inong Peudame
Trending di News