Matras News, Bekasi – Anggota Legislatif (Aleg) terpilih dari Fraksi Partai PKS, Kamil Syaikhu, mendukung revitalisasi angkutan kota (Angkot) di Kota Bekasi.
Langkah ini sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan berkendara saat warga menggunakan moda trasnportasi darat tersebut.
“Saya sangat mendukung adanya revitalisasi angkot di Kota Bekasi agar menjadi lebih baik lagi, baik dari fasilitas kendaraannya dan lain sebagainya,” terang Kamil Syaikhu kepada Matrasnews.com, Selasa 6 Agustus 2024.
Kami Syaikhu juga berpandangan bahwa saat ini kondisi angkot beberapa diantara memang tidak layak pakai dan kurang nyaman dinaiki oleh penumpang.
Sambung dia, oleh karena itu, harus ada perubahan yang signifikan terkait keberadaan angkot tersebut dengan adanya revitalisasi angkot di Kota Bekasi
“Kita ketahui beberapa angkot boleh dibilang sudah tidak layak pakai dan membuat penumpangnya tidak nyaman. Untuk itu, saya sangat mendukung adanya revitalisasi tersebut,” tegasnya.
Kamil juga menyebutkan sejumlah daerah yang sudah menerapkan hal tersebut, sehingga warga atau pun penumpang merasa nyaman saat menaikinya.
“Ya, ambil contoh beberapa daerah yang sudah menjalankan hal tersebut, misalkan saja seperti Jakarta, Surabaya dan beberapa daerah lainnya,” ungkapnya.
Untuk itu, dirinya berharap kedepannya nanti Kota Bekasi bisa memiliki sarana transportasi yang nyaman dengan kepastian harga tentunya.
“In Syaa Allah, salah satu program kami nantinya dengan cakada Kota Bekasi dari PKS, akan menjadikan revitalisasi angkot sebagai prioritas utama,” paparnya.
Terpisah, Ketua Organda Kota Bekasi, Indra Hermawan menuturkan, revitalisasi angkutan kota di Kota Bekasi sendiri harus dilakukan dan menjadi skala prioritas pemimpin di Kota Bekasi.
“Harus menjadi program utama pimpinan Kota Bekasi mendatang revitalisasi angkot tersebut,” ucapnya.
Indra melanjutkan, melihat latarbelakang tersebut, Organda Kota Bekasi siap duduk bersama mendiskusikan hal tersebut dengan memberikan usulan, solusi hingga kepada inovasi yang perlu diterapkan ke dalam pengembangan serta perbaikan transportasi itu sendiri.
“Kami siap duduk bersama dan membahas hal tersebut dengan seluruh stake holder yang ada. Karena transportasi merupakan salah satu urat nadi perekonomian daerah,” tandasnya.










