MATRASNEWS, BEKASI – Jejaring warga masyarakat RW 08 Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Minggu, 15 Februari 2026 berlangsung hangat, tidak hanya karena warga menyampaikan berbagai keluhan, tetapi juga karena pernyataan Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, Yadi Hidayat, menyoroti potensi pajak di wilayah tersebut.
Yadi Hidayat menilai serapan pajak di Bekasi Timur kemungkinan belum optimal. Ia mendorong pemerintah untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran membayar pajak tumbuh.
“Makanya kalau untuk pajak memang harus butuh sosialisasi yang maksimal juga. Sehingga serapan dari pajak itu kita dapatkan maksimal,” ujar Yadi Hidayat di hadapan warga, Minggu 15 Februari 2026.
Politisi Gerindra itu menekankan pentingnya perbaikan sistem perpajakan, mulai dari Pajak Bumi Bangunan (PBB), pajak restoran, hingga sektor lainnya. Menurutnya, transparansi dan optimalisasi penerimaan pajak menjadi kunci untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.
“Kita mau sistem semua kita benahin sekarang. Jadi sistem perpajakan, mulai pajak bumi bangunan, restoran, terus itu semuanya harus benar-benar terbuka dan maksimal,” tegasnya.
Meski mengakui kendala di lapangan bersifat normatif dan berulang setiap tahun, Yadi menegaskan fungsi pengawasan dewan harus diperkuat. Ia juga membuka peluang pembenahan sistem jika ditemukan kelemahan.
“Fungsi saya pengawasan, paling minimal kita harus benar-benar melakukan pengawasan itu. Kalau memang ada kelemahan di situ, ya mungkin sistemnya kita harus benahin,” tambahnya
Di luar persoalan pajak, Yadi Hidayat turut menanggapi keluhan warga mengenai banjir yang kerap melanda. Ia menyampaikan bahwa pemerintah kota bersama provinsi dan pusat tengah berupaya mewujudkan target bebas banjir dan sampah pada tahun 2027, sebagaimana telah disampaikan dalam sidang paripurna.
“Harapan saya, bersabar saja, karena pemerintah kota bersama provinsi dan pusat ini lagi berusaha bagaimana banjir itu bisa teratasi,” pungkas Yadi.
Acara yang dikemas sebagai ajang temu warga dan wakil rakyat itu diharapkan mampu menjaring aspirasi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan, khususnya melalui kontribusi pajak.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











Komentar ditutup.