MatrasNews, Jakarta – Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) menyatakan keprihatinan mendalam atas gelombang unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi pada 25-31 Agustus 2025. Asosiasi menyampaikan duka dan empati bagi korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Dalam pernyataan resminya, ASPERAPI menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama rakyat, masyarakat, dan pemerintah Indonesia. Asosiasi menekankan bahwa keselamatan bangsa dan keutuhan negara merupakan prioritas utama, meskipun industri pameran terkena dampak ekonomi yang signifikan.
“Kami percaya semakin cepat Indonesia kembali kondusif dan aman, maka semakin cepat pula pemulihan ekonomi dapat terwujud, termasuk bagi industri pameran,” demikian pernyataan yang dirilis.
Lebih lanjut, ASPERAPI menyoroti dampak serius kerusuhan terhadap sektor pameran. Banyak agenda event terpaksa ditunda atau dibatalkan, memperparah kondisi industri yang sejak awal tahun telah mengalami tekanan akibat efisiensi anggaran dari pemerintah dan korporasi.
Ketua Umum ASPERAPI menegaskan, “Industri pameran merupakan penggerak ekonomi yang strategis, menciptakan lapangan kerja, sekaligus membuka peluang perdagangan, pariwisata, dan investasi. Tanpa situasi yang kondusif, ekosistem usaha ini akan semakin sulit berkembang.”
ASPERAPI mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan dan stabilitas nasional. Asosiasi juga mendorong terciptanya solusi bersama yang menguntungkan semua pihak agar kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai destinasi investasi dan perdagangan tetap terjaga.

https://demo.pojoksoft.com/kibaran/wp-content/uploads/2024/01/230313-ayla2-160x600-v2.jpg










