Menu

Mode Gelap
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Tanah Air Setelah Ditahan Israel Ekonom Meragukan Data Pertumbuhan 5,61%, Peringatkan Kerapuhan Ekonomi Melawan Arus, Alika Shafira Rilis EP Bertajuk Tentang Diriku BYD Tech Culture Fest 2026 Digelar di GBK Senayan Gubernur Banten Gencar Promosikan Daerah sebagai Pusat Industri Darurat Begal Upah, Pekerja Indomaret Tuntut Hak Lembur Libur Nasional

News

Badan Pengelola Keuangan Haji Pastikan Fluktuasi Rupiah Tidak Ganggu Pembiayaan Haji 2026

badge-check


					Badan Pengelola Keuangan Haji Pastikan Fluktuasi Rupiah Tidak Ganggu Pembiayaan Haji 2026 Perbesar

MATRASNEWS, YOGYAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS tidak akan mengganggu pembiayaan dan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, dalam acara BPKH Annual Media Outlook 2026 di Yogyakarta, Sabtu (24/1).

Fadlul mengungkapkan bahwa asumsi kurs yang digunakan dalam perencanaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tetap berada pada level Rp16.500 per Dolar AS. Ia menyebut tim keuangan BPKH telah melakukan antisipasi dengan mengumpulkan kebutuhan valuta asing sejak tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tim keuangan BPKH sudah bergerak cepat sejak tahun lalu. Kami saat ini telah memiliki persediaan valas yang memadai sehingga tidak terdampak fluktuasi nilai tukar jangka pendek,” jelas Fadlul.

Ia juga meluruskan informasi yang beredar mengenai minimnya cadangan Dolar AS di BPKH. Menurutnya, kendala regulasi di masa lalu, dimana pembelian valas besar harus dilaporkan dengan underlying tertentu ke Bank Indonesia (BI), kini telah tertangani.

Setelah koordinasi intensif, BI telah memahami kebutuhan rutin BPKH yang mencapai sekitar Rp18–20 triliun per tahun, dengan 80% di antaranya dalam bentuk mata uang asing (Dolar AS dan Riyal Saudi).

“Dengan pemahaman tersebut, BI memberikan fleksibilitas bagi kami untuk melakukan pembelian Dolar secara bertahap. Sekarang kami justru lebih siap karena persediaan telah diamankan lebih awal,” tegas Fadlul.

Langkah antisipatif ini diharapkan dapat menjamin kelancaran dan kepastian biaya penyelenggaraan ibadah haji 2026 bagi calon jemaah, terlepas dari gejolak nilai tukar di pasar keuangan.

 

Cek Berita lain di Google News

Baca Lainnya

9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Tanah Air Setelah Ditahan Israel

25 Mei 2026 - 01:59 WIB

9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Tanah Air Setelah Ditahan Israel

Ekonom Meragukan Data Pertumbuhan 5,61%, Peringatkan Kerapuhan Ekonomi

25 Mei 2026 - 01:54 WIB

Ekonom Meragukan Data Pertumbuhan 5,61%, Peringatkan Kerapuhan Ekonomi

Darurat Begal Upah, Pekerja Indomaret Tuntut Hak Lembur Libur Nasional

25 Mei 2026 - 00:29 WIB

Darurat Begal Upah, Pekerja Indomaret Tuntut Hak Lembur Libur Nasional

Hanya 13 Spesies Kuda Laut Tercatat di Indonesia, Habitat Rusak

23 Mei 2026 - 00:31 WIB

Komisi V DPR Sudjatmiko Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun

22 Mei 2026 - 19:31 WIB

Komisi V DPR Sudjatmiko Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun
Trending di News