Menu

Mode Gelap
Gilang Esa Mohamad Desak Lahan Pemakaman dan SMPN di Jakasampurna Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 2.989 Gram Emas ke Malaysia Menko Yusril: Perpres 111/2025 Bukan Aturan Khusus LGBTQ Bandara Husein Siap Angkut Jet, Target 17 September FORMASI Desak Penutupan Permanen THM di Bekasi Kemnaker dan HIPMI Jaya Teken MoU Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja

Bisnis

Gubernur Banten Gencar Promosikan Daerah sebagai Pusat Industri

badge-check

Gubernur Banten Gencar Promosikan Daerah sebagai Pusat Industri Perbesar


Peluang Investasi Strategis di Kawasan Aglomerasi Jakarta

MATRASNEWS, BANTEN – Provinsi Banten mulai digencarkan promosinya sebagai pusat industri dan investasi strategis oleh Gubernur Andra Soni. Kombinasi infrastruktur, kawasan industri, dan potensi pasar besar ditawarkan kepada tokoh politik serta pebisnis Tiongkok.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Jamuan Makan Malam Pertukaran Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok–Indonesia Program DBA Angkatan 12 CKGSB di Grand Hyatt Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Posisi geografis Banten dinilai sangat menguntungkan oleh Andra. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Jakarta dan masuk ke dalam aglomerasi ekonomi nasional.

“Banten berbatasan langsung dengan Jakarta dan menjadi kawasan aglomerasi,” ujar Andra. Posisi ini dinilai sangat strategis bagi para investor.

Saat ini, Banten tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah penyangga ibu kota. Wilayah tersebut telah berkembang menjadi pusat industri nasional. Berdasarkan data BPS, jumlah penduduk Banten telah menembus lebih dari 13 juta jiwa. Angka ini menjadi pasar potensial sekaligus sumber tenaga kerja.

Sejumlah sektor industri besar telah tumbuh di Banten. Industri baja, petrokimia, properti, hingga manufaktur disebut oleh Andra. Kawasan industri di Tangerang, Cilegon, hingga Serang menjadi magnet utama investasi nasional maupun asing.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kemnaker dan HIPMI Jaya Teken MoU Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja

10 Juli 2026 - 01:10 WIB

Libur Sekolah, Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan Paket Wisata Terintegrasi

9 Juli 2026 - 17:07 WIB

ASEAN-China Gaet Kolaborasi Penerbangan di Yogyakarta

9 Juli 2026 - 00:07 WIB

Bali Jadi Pusat Perumusan Kebijakan Bahan Bakar Penerbangan Hijau Dunia

8 Juli 2026 - 02:52 WIB

Agrinas Palma Luncurkan Sistem Pengadaan Terintegrasi, Buka Peluang UMKM

8 Juli 2026 - 02:44 WIB

Trending di Bisnis