Matras News, Bekasi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Praktisi Hipnosis dan Hipnoterapi Indonesia (PRAHIPTI) Bekasi, bersikap netral dan tidak terikat pada partai politik manapun. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PRAHIPTI Bekasi, Nafisah Sri Maryati, S.Psi.CH.Cht.
Kendati demikian, Ketua DPC PRAHIPTI Bekasi mengatakan lembaganya membuka pintu bagi semua partai yang berkomitmen untuk bekerja sama dalam upaya meningkatkan kesehatan mental dan edukasi masyarakat.
Sementara, Calon Wakil Wali Kota Bekasi Nomor Urut 2 diusung oleh Partai NasDem dan Golkar, Nurul Sumarhenni, S.Ag, saat bertemu jajaran pengurus DPC PRAHIPTI Bekasi pada kegiatan Workshop menyampaikan keprihatinannya mengenai maraknya isu kekerasan seksual di wilayah Bekasi, terang Nurul pada, Minggu 20 Oktober 2024 di Rumah Makan Wulan Sari.
Dalam pertemuan tersebut, Nurul mengajak DPC PRAHIPTI untuk bersinergi dalam menghadapi fenomena ini melalui gerakan nyata, termasuk mengawal proses peradilan dan memberikan pendampingan kepada korban.
Sebagimana yang di sampaikan Calon Wakil Wali Kota Bekasi, Nurul Sumarhenni, S.Ag, DPC PRAHIPTI terus berkomitmen untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat, terutama dalam melek kesehatan mental.
Dengan bersinergi antara DPC PRAHIPTI Bekasi dan Pemerintah, diharapkan dapat mengatasi masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan, serta membangun ketahanan mental masyarakat sebagai langkah perlindungan dari kejahatan semacam itu.
Dalam konteks ini, penting untuk membantu korban yang selama ini memilih untuk diam karena berbagai alasan, seperti intimidasi atau rasa malu.
Dalam hal ini, DPC PRAHIPTI ingin mendorong keberanian para penyintas untuk berbicara, sehingga tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan dapat ditekan, bahkan diharapkan dapat mencapai angka nol.
Lebih lanjut, Dr. HC. H. M. Asep Bruder, AMK, CHT, Bendahara DPC Bekasi PRAHIPTI, dan Dr. Ahmad Baihaqi, M.Kes.CHT, Wakil Ketua DPC PRAHIPTI Bekasi, mengungkapkan bahwa hipnoterapi merupakan solusi cepat untuk membantu pemulihan mental korban pelecehan seksual. Metode ini dianggap efektif dalam mengatasi trauma yang dialami oleh para korban.
Yekti Andriani, ST, Sekretaris DPC PRAHIPTI Bekasi, dan Inne Kusumawati, S.Psi, Humas DPC PRAHIPTI Bekasi, menekankan bahwa anak-anak dan perempuan adalah kelompok yang paling rentan terhadap dampak pelecehan seksual dan kekerasan.
Pendampingan yang tepat diperlukan untuk mencegah dampak traumatis yang dapat menghambat masa depan mereka, dengan penerapan metode hipnoterapi, dukungan psikologis, dan hipnopuntur.
Dengan tekad yang kuat, DPC PRAHIPTI Bekasi berkomitmen untuk menjadi lembaga terdepan dalam menanggulangi isu-isu terkait perempuan dan anak, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi semua.












Komentar ditutup.