Menu

Mode Gelap
Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,62 Triliun untuk KJP Plus Tahap I 2026 Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang Swiss-Belresidences Kalibata Rilis Promo Lebaran Rayakan Idul Fitri Bersama BWH Hotels Indonesia

News

BP Taskin: Angka Kemiskinan di Banten Naik, Bukti Perlunya Orientasi

badge-check


					FOTO: Deputi Bidang BP Taskin, Zaidirina Wardoyo, memaparkan bahwa pihaknya telah menginisiasi program SI-TASKIN (Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan) Perbesar

FOTO: Deputi Bidang BP Taskin, Zaidirina Wardoyo, memaparkan bahwa pihaknya telah menginisiasi program SI-TASKIN (Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan)

MATRASNEWS, JAKARTA – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menegaskan posisinya bukan sebagai lembaga teknis pelaksana, melainkan penggerak kolaborasi antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Lembaga ini bertugas menyinergikan program-program pengentasan kemiskinan agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

Deputi Bidang BP Taskin, Zaidirina Wardoyo, memaparkan bahwa pihaknya telah menginisiasi program SI-TASKIN (Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan) sebagai wadah kolaborasi. Sebanyak 17 kementerian/lembaga telah dikoordinasikan, termasuk Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

“Tugas kami adalah melakukan sinergi, kolaborasi, konvergensi untuk percepatan pengentasan kemiskinan,” ujarnya dalam Media Gathering di kantor BP Taskin Jakarta beberapa waktu lalu.

Wardoyo membeberkan praktik di dua kabupaten di Banten sebagai bukti perlunya orientasi. Di Pandeglang kabupaten termiskin di Banten APBD sangat kecil sehingga harus diproyeksi oleh program kementerian/lembaga. Sementara di Tangerang, angka kemiskinan hanya turun tipis meski APBD mencapai Rp9 triliun dengan anggaran khusus Rp1,6 triliun.

Baca Juga: BP Taskin Susun Peta Juru, Kejar Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2026

“Setelah dibedah, masalahnya di perencanaan yang kurang tajam dan program tumpang tindih. Bansos diberikan berulang, tapi habis begitu saja,” kata Wardoyo.

BP Taskin mendorong penajaman perencanaan dan efisiensi anggaran agar penurunan angka kemiskinan lebih signifikan. “Kehadiran kami merajut dan mengorkestrasi agar program tidak berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Baca Lainnya

Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman

10 Maret 2026 - 03:03 WIB

Masyarakat Tak Panic Buying Jelang Idulfitri, Stok BBM Aman

Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri

10 Maret 2026 - 02:29 WIB

Pekan Depan Kendaraan Truk Terkena Pembatasan di Ruas Tol dan Jalan Arteri

Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang: Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang

10 Maret 2026 - 01:51 WIB

Update Pencarian Longsor TPA Bantargebang Korban Meninggal Jadi Enam Orang, Satu Masih Hilang

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin
Trending di News