Truk Modifikasi di Jepara Tampung 1.000 Liter dengan 18 Pelat Palsu
MATRASNEWS, JEPARA – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meminta masyarakat tidak takut melaporkan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi. Langkah proaktif warga dinilai sangat krusial untuk memutus rantai penyelewengan distribusi energi.
Permintaan itu disampaikan Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyusul temuan satu unit truk di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Truk tersebut diduga kuat melakukan penyalahgunaan BBM subsidi dengan modus tangki modifikasi.
Modus ‘Helikopter’ dan 16 QR Code Palsu
Wahyudi menjelaskan truk itu beroperasi menggunakan pola “helikopter”. Kendaraan keluar masuk SPBU secara berulang untuk mengumpulkan BBM subsidi dalam jumlah besar. “Truk ini membawa 16 QR code dan 18 pasang nomor polisi kendaraan palsu,” ujar Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5/2026).
Hasil pemeriksaan menunjukkan tangki utama terhubung langsung dengan selang menuju tangki penampung tambahan. Modifikasi ini membuat truk mampu menampung hingga 1.000 liter BBM subsidi dalam sekali operasi.











