Menu

Mode Gelap
7 Universitas Korea Selatan Gandeng Indonesia, Rekrut 1.000 Mahasiswa untuk Atasi Krisis Populasi dan Kekurangan Tenaga Kesehatan Leo Club Jakarta Kharisma Ajak Anak Disabilitas Bermain di Kidzania PSN Papua Selatan Disorot Akademisi: Abaikan Hak Masyarakat Adat ITS Ciptakan Alat Deteksi Minyak Babi, Hanya Rp10 Ribu per Strip Pelemahan Rupiah ke Dolar Singapura Jadi Alarm Baru Menteri Ketenagakerjaan: Sertifikasi Kompetensi Wajib bagi Peserta MagangHub

News

Pelemahan Rupiah ke Dolar Singapura Jadi Alarm Baru

badge-check


					Pelemahan Rupiah ke Dolar Singapura Jadi Alarm Baru Perbesar


Tekanan Tak Lagi Hanya dari AS, Mata Uang Regional Ikut Terjun

MATRASNEWS, JAKARTA – Pelemahan rupiah terhadap dolar Singapura memunculkan alarm baru bagi pemerintah dan pelaku pasar. Tekanan terhadap mata uang Rupiah kini tidak hanya datang dari penguatan dolar AS, tetapi juga dari mata uang regional Asia Tenggara.

Pengamat ekonomi Universitas Airlangga, Rahma Gafmi, mengungkapkan kondisi terkini cukup mengkhawatirkan. Selama ini pelemahan rupiah kerap dikaitkan dengan suku bunga tinggi The Fed atau ketegangan geopolitik. Namun, rupiah kini semakin tertekan terhadap dolar Singapura.

Rupiah Melemah Terdalam di Asia

Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede, menyatakan indeks dolar AS (DXY) secara year to date (ytd) per 22 Mei 2026 hanya menguat sekitar 0,9%. Anehnya, rupiah justru melemah lebih dari 5% (ytd) terhadap dolar AS.

Baca Lainnya

Menteri Ketenagakerjaan: Sertifikasi Kompetensi Wajib bagi Peserta MagangHub

1 Juni 2026 - 00:03 WIB

Hari Kelima Korban Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan Tutup Usia

29 Mei 2026 - 02:12 WIB

Jadwal Audiensi Aliansi PPPK PW dengan Kemendagri Telah Diagendakan

29 Mei 2026 - 01:18 WIB

Kemnaker Turunkan Tim Khusus ke PT Epson, Awasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial

28 Mei 2026 - 00:58 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Serahkan Sapi Banpres di Masjid Al Mukhlisin Jatiluhur

27 Mei 2026 - 15:07 WIB

Trending di News