Menu

Mode Gelap
7 Universitas Korea Selatan Gandeng Indonesia, Rekrut 1.000 Mahasiswa untuk Atasi Krisis Populasi dan Kekurangan Tenaga Kesehatan Leo Club Jakarta Kharisma Ajak Anak Disabilitas Bermain di Kidzania PSN Papua Selatan Disorot Akademisi: Abaikan Hak Masyarakat Adat ITS Ciptakan Alat Deteksi Minyak Babi, Hanya Rp10 Ribu per Strip Pelemahan Rupiah ke Dolar Singapura Jadi Alarm Baru Menteri Ketenagakerjaan: Sertifikasi Kompetensi Wajib bagi Peserta MagangHub

Info Akademia

ITS Ciptakan Alat Deteksi Minyak Babi, Hanya Rp10 Ribu per Strip

badge-check


					ITS Ciptakan Alat Deteksi Minyak Babi, Hanya Rp10 Ribu per Strip Perbesar


Solusi Praktis bagi Muslim Traveler tanpa Perlu Uji Laboratorium

MATRASNEWS, SURABAYA – Kekhawatiran terhadap kandungan halal pada makanan saat bepergian ke negara non-muslim mendorong lahirnya berbagai inovasi. Tim peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengembangkan strip test kit pendeteksi minyak babi yang praktis dan ekonomis.

Penelitian ini dipimpin Dr rer nat Ruri Agung Wahyuono bersama Pusat Studi Halal ITS. Alat ini memungkinkan pengecekan kandungan minyak babi tanpa metode PCR atau teknologi elektrokimia yang rumit.

Prinsip Perubahan Warna, Mudah Seperti Tes pH Air

Ruri menjelaskan alat ini dirancang menyerupai strip pengecek pH air. Produk ini bekerja menggunakan prinsip perubahan warna berbasis material nano. “Akan terjadi perubahan warna dari reagen akibat bereaksi secara kimia dengan kandungan minyak yang ditarget,” ujar Ruri.

Teknologi ini memanfaatkan metode deteksi berbasis optis atau sinyal perubahan warna. Pengguna dapat mengetahui ada atau tidaknya kandungan minyak babi secara praktis tanpa prosedur rumit di laboratorium.

Baca Lainnya

7 Universitas Korea Selatan Gandeng Indonesia, Rekrut 1.000 Mahasiswa untuk Atasi Krisis Populasi dan Kekurangan Tenaga Kesehatan

1 Juni 2026 - 00:51 WIB

7 Universitas Korea Selatan Gandeng Indonesia, Rekrut 1.000 Mahasiswa untuk Atasi Krisis Populasi dan Kekurangan Tenaga Kesehatan

PSN Papua Selatan Disorot Akademisi: Abaikan Hak Masyarakat Adat

1 Juni 2026 - 00:27 WIB

Menakar Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

28 Mei 2026 - 01:08 WIB

University of Melbourne Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Internasional

19 Mei 2026 - 00:04 WIB

Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan

18 Mei 2026 - 01:37 WIB

Trending di Info Akademia