Menu

Mode Gelap
Wali Kota Bekasi Hapus Iring-Iringan Dinas, Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas Staycation Liburan Sekolah di Aston Imperial Bekasi ARYADUTA Menteng Kembali Jadi Mitra Hotel Resmi BTN JAKIM 2026 Optimisme Ekonomi Menguat di Tengah Perbaikan Fiskal dan Tekanan Global Rapat Terbatas di Kertanegara, Prabowo Perintahkan Percepatan Realisasi Investasi Tol Probowangi Seksi 1 Dibuka Awal Juli 2026

Bisnis

Citi Indonesia Raih Gelar Best Performance Bank di BIFA 2025

badge-check


					Citi Indonesia Raih Gelar Best Performance Bank di BIFA 2025 Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Citibank, N.A., Indonesia (Citi Indonesia) kembali mencatatkan prestasi dengan dinobatkan sebagai ‘Best Performance Bank’ pada Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2025 untuk kategori Bank Kelompok Usaha Menengah (KBMI 2).

Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian terhadap berbagai indikator kinerja keuangan, tata kelola, dan keberlanjutan.

Citi Indonesia membuktikan kinerja keuangannya yang tangguh dengan membukukan Laba Bersih lebih dari Rp1,3 triliun pada kuartal II-2025.

Dukungan terhadap angka tersebut datang dari pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih yang naik 11% (year-on-year) dan rasio dana murah (low-cost fund) yang mencapai 75%. Bank juga mencatatkan Return on Equity (ROE) 13,6% dan Return on Assets (ROA) 3,6%.

“Prestasi ini menunjukkan fokus dan komitmen kami sebagai bank berskala global, yang didukung dengan penyediaan layanan dan solusi digital keuangan Citi yang terintegrasi,” ujar CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi, dalam keterangan resmi, Rabu (25/9).

Ditambahkan Batara, Citi bangga dapat menyediakan layanan lintas batas kepada klien di Indonesia selama 57 tahun terakhir. Selain BIFA, sepanjang 2025 Citi Indonesia juga meraih sederet penghargaan bergengsi lain, seperti ‘Indonesia’s Best International Bank’ dari Euromoney Awards for Excellence dan serangkaian penghargaan dari The Asset.

Kinerja Kuat Didukung Fondasi Keuangan yang Sehat

Kekuatan fundamental Citi Indonesia juga terlihat dari rasio likuiditas dan modal yang sangat solid. Rasio Liquidity Coverage (LCR) berada di level 295%, sementara rasio Net Stable Funding (NSFR) di 160%, atau jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di sisi permodalan, rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Citi Indonesia tercatat sebesar 40,1%, meningkat dari 36,2% pada tahun sebelumnya.

Bank menyatakan akan terus menjaga prinsip kehati-hatian dalam menjalankan aktivitas usahanya.

Baca Lainnya

Kokola Luncurkan Produk Eksklusif di Jakarta Fair 2026

16 Juni 2026 - 14:43 WIB

Mendag Kumpulkan CEO Manufaktur

15 Juni 2026 - 01:03 WIB

SpaceX Patok Harga IPO Rp2,4 Juta per Saham, Terbesar di AS

15 Juni 2026 - 00:52 WIB

Klaim Nasabah Berstatus Inkrah, Sompo Insurance Masih Telaah

12 Juni 2026 - 19:25 WIB

Wali Kota Bekasi Raih Penghargaan Nasional Pendorong Ekonomi

12 Juni 2026 - 15:23 WIB

Trending di Bisnis