Stimulus ini berlaku di 14 pelabuhan yang melayani tujuh lintasan penyeberangan. Seluruh lintasan tersebut merupakan jalur vital yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry, seperti lintasan Merak-Bakauheni (layanan eksekutif dan ekonomi), Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Sape-Labuhan Bajo, Telaga Punggur-Tanjung Uban, serta Ajibata-Ambarita.
Kebijakan ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat di tengah mobilitas tinggi. “Hal ini kami lakukan untuk menjaga mobilitas masyarakat agar tetap terjangkau pada momen libur sekolah sekaligus mendorong perputaran ekonomi nasional,” ujar Aan, mengakhiri pernyataannya. Program ini berlangsung sejak 20 Juni dan resmi berakhir pada Minggu (5/7).
Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.