Menu ✖

Breaking News

News

Eskalasi Perang AS-Iran, Pengamat Sebut Tiga Tekanan Sekaligus Ancam Ekonomi RI

FOTO Ilustrasi Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran Perbesar

FOTO Ilustrasi Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran

Sementara itu, Iran disebut mengalami kehancuran ekonomi dengan inflasi di atas 40 persen dan depresiasi mata uang rial mendekati 95 persen. Di pihak AS, beban perang berisiko menambah utang nasional yang telah melampaui US$35 triliun.

Untuk mengantisipasi risiko, Noviardi mendorong pemerintah mempercepat diversifikasi impor energi ke negara seperti Qatar, Arab Saudi, dan Australia, serta memperkuat cadangan devisa di atas US$150 miliar. Stimulus berupa bantuan langsung tunai bagi kelompok rentan juga dinilai perlu disiapkan.

“Koordinasi solid antara BI dan Kemenkeu sangat penting. Komunikasi kebijakan yang kredibel akan mencegah kepanikan pasar,” pungkasnya.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kementan Alihkan Anggaran Rp3,7 Triliun untuk Petani dan Peternak

29 Okt 2026 - 02:06 WIB

Kementan Alihkan Anggaran Rp3,7 Triliun untuk Petani dan Peternak

Menko Polkam di Timika: Stabilitas Keamanan Papua Harus Sejalan dengan Kesejahteraan

28 Okt 2026 - 12:13 WIB

Menko Polkam di Timika: Stabilitas Keamanan Papua Harus Sejalan dengan Kesejahteraan

Kemkomdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan Digital

28 Okt 2026 - 00:13 WIB

Kemkomdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan Digital

Dokumen Asli Tak Tersedia, Forensik Independen Tetap Bisa Mengkaji Salinan

27 Okt 2026 - 18:30 WIB

Dokumen Asli Tak Tersedia, Forensik Independen Tetap Bisa Mengkaji Salinan

Tri Adhianto Serahkan 600 Sertifikat Tanah PTSL kepada Warga Kota Bekasi

27 Okt 2026 - 14:11 WIB

Tri Adhianto Serahkan 600 Sertifikat Tanah PTSL kepada Warga Kota Bekasi
Trending di News