Menu ✖

Breaking News

News

Eskalasi Perang AS-Iran, Pengamat Sebut Tiga Tekanan Sekaligus Ancam Ekonomi RI

FOTO Ilustrasi Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran Perbesar

FOTO Ilustrasi Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran

MATRASNEWS, JAMBI – Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang pecah pada Sabtu (28/2) tidak hanya mengguncang kawasan Timur Tengah, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi global. Pengamat ekonomi Noviardi Ferzi memperingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi tiga tekanan besar sekaligus: krisis energi, defisit fiskal, dan gejolak moneter.

“Konflik ini memicu triple shock bagi Indonesia. Meski demikian, dengan cadangan devisa yang masih kokoh dan respons kebijakan yang cepat, kita masih punya ruang untuk mencegah resesi yang lebih dalam,” ujar Noviardi di Jambi, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, lonjakan harga minyak mentah Brent Crude sebesar 18 persen ke level US$79 per barel baru merupakan dampak awal. Jika konflik meluas hingga mengganggu Selat Hormuz—jalur vital pengiriman minyak dunia—harga minyak diprediksi tembus US$130 hingga US$150 per barel.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kementan Alihkan Anggaran Rp3,7 Triliun untuk Petani dan Peternak

29 Okt 2026 - 02:06 WIB

Kementan Alihkan Anggaran Rp3,7 Triliun untuk Petani dan Peternak

Menko Polkam di Timika: Stabilitas Keamanan Papua Harus Sejalan dengan Kesejahteraan

28 Okt 2026 - 12:13 WIB

Menko Polkam di Timika: Stabilitas Keamanan Papua Harus Sejalan dengan Kesejahteraan

Kemkomdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan Digital

28 Okt 2026 - 00:13 WIB

Kemkomdigi dan Polri Perkuat Sinergi Berantas Kejahatan Digital

Dokumen Asli Tak Tersedia, Forensik Independen Tetap Bisa Mengkaji Salinan

27 Okt 2026 - 18:30 WIB

Dokumen Asli Tak Tersedia, Forensik Independen Tetap Bisa Mengkaji Salinan

Tri Adhianto Serahkan 600 Sertifikat Tanah PTSL kepada Warga Kota Bekasi

27 Okt 2026 - 14:11 WIB

Tri Adhianto Serahkan 600 Sertifikat Tanah PTSL kepada Warga Kota Bekasi
Trending di News