Para tamu undangan tidak hanya menyaksikan pertunjukan tari khas NTT, seperti Tari Hegong dan Tari Dero, tetapi juga merasakan langsung sajian kuliner khas daerah tersebut. Lagu-lagu dari NTT dan wilayah Indonesia Timur lainnya turut meramaikan suasana. Sandy menambahkan, “Harapannya agar masyarakat mempunyai rasa bangga dan kepedulian terhadap budaya Indonesia”.
Acara ini menargetkan mahasiswa, generasi muda, masyarakat umum, hingga komunitas budaya dan kreatif, dengan perkiraan pengunjung sekitar 300–400 orang. Estoria Creative berharap “Perayaan Rasa dari Timur” dapat menjadi bukti nyata dalam menjaga dan memperkenalkan budaya Indonesia agar tetap lestari di tengah gempuran modernisasi.
Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.